EDITORIAL JULI 2017

Alkitab dengan jelas berkata dalam Mazmur 25:12, bahwa kepada orang yang takut akan Tuhan maka Tuhan akan menunjukkan kepadanya jalan yang harus dipilihnya. Inilah berkat khusus bagi kita orang percaya yang senantiasa diterangi oleh kemuliaan Tuhan dan membangun kehidupannya sesuai dengan perintah Tuhan. Dengan membaca dan merenungkannya secara rutin, maka kita akan menemukan solusi atas segala permasalahan kita. Berikut ini, kita akan melihat akronim Alkitab yang dapat mengarahkan dan menolong kita di dalam kehidupan ini:

A = Arahkan dirimu kepada Allah (Mazmur 62:6)
Saat teduh adalah waktu kita merenungkan firman-Nya serta mengarahkan diri kita kembali kepada Allah. Tujuannya, agar kita dapat mendengar suara-Nya, kita harus berusaha mengecilkan volume dunia ini (segala beban, permasalahan hidup, suka-duka, orang dan lingkungan di sekitar kita, dll).

L = Latihlah rohanimu (Mazmur 119: 97-104)
Ketika kita bersaat teduh maka firman-Nya akan membuat kita sehat secara rohani. Dengan rohani yang sehat itu akan memampukan kita untuk menghasilkan buah-buah Roh. Tindakan melatih ini tentu membutuhkan disiplin dan kemauan besar dalamnya!

K = Ketahui dan diamlah (Mazmur 46:11)
Kita perlu kadang hanya diam dan mengetahui, tanpa harus banyak berbicara dalam menyampaikan isi hati kepada Tuhan. Berdiam diri akan membantu kita konsentrasi serta mengingat kembali segala kebesaran, kasih dan keagungan-Nya. Dalam diam itu, kitapun akan mengetahui rencana-Nya bagi hidup kita.

I = Istirahatlah (Mazmur 23)
Saat teduh adalah saat kita bisa mengistirahatkan jiwa kita. Saat berdoa dan merenungkan firman-Nya, saat dimana kita dapat mengurangi tekanan hidup ini (1 Ptr 5:7). Hal yang sama juga dilakukan oleh Tuhan Yesus; di tengah kesibukan pelayanan-Nya, Ia menyediakan waktu untuk berdoa kepada Bapa-Nya.

T = Temuilah Bapamu yang mencari (Yohanes 4:23; Mazmur 27:8)
Tuhan sebenarnya terus memanggil kita untuk mencari wajah-Nya, bahkan seringkali DIA yang menaruh kerinduan di dalam hati kita supaya kita meluangkan waktu bersama-Nya.

A = Asahlah Ibadahmu supaya berguna dan berkenan (1 Timotius 4:8)
Saat teduh juga merupakan bagian ibadah pribadi kita kepada Tuhan setiap harinya. Dengan merenungkan firman-Nya akan membuat kita menjadi bijaksana dalam mengambil keputusan-keputusan penting di dalam hidup kita.

B = Bebaskanlah dirimu dari rutinitas (Markus 1:32-39)
Jika kita menjadikan saat teduh hanya sebatas kebiasaan/rutinitas, maka lama-kelamaan hal itu akan membuat kita menjadi bosan dan kering. Kita perlu sekreatif mungkin dan sevariasi mungkin melakukan saat teduh agar saat teduh kita terus hangat dan tidak membosankan. Rutinitas hidup membuat kita justru akan semakin menjauh dari-Nya.