Bacaan hari ini: Ulangan 16:21-17:1
“Janganlah juga kaudirikan bagimu tugu berhala, yang dibenci oleh TUHAN, Allahmu.” (Ulangan 16:22)

Kehidupan orang yang tidak mengenal TUHAN menunjukkan, betapa mudahnya manusia membohongi dirinya dengan berbagai macam bentuk penyembahan yang salah, karena dalam kebutaan rohaninya, manusia cenderung membutuhkan suatu obyek yang kelihatan atau yang berbentuk. Karena itu, dalam setiap sistem kepercayaan, orang-orang membuat apa saja dan menyembahnya sebagai Tuhan.

Kepada umat, TUHAN sekali lagi memberi peringatan, supaya mereka mewaspadai bahaya ini. Tuhan adalah Allah yang tidak berbentuk apapun. Mezbah dibuat oleh bangsa Israel untuk melakukan persembahan korban dengan cara yang benar, sebagai bagian dari ibadah mereka kepada-Nya. Upacara itu adalah sakral. Mezbah dan korban yang dipersembahkan juga sakral. Tapi lebih sakral adalah relasi mereka dengan TUHAN!

Mereka dilarang untuk menanam pohon di samping mezbah, karena kecenderungan manusia menganggap pohon tersebut punya nilai khusus, pohon keramat, sehingga memberhalakan pohon tersebut. Tetapi bukan hanya pohon, apa saja juga bisa menjebak manusia menganggap sesuatu sebagai bernilai sakral, lebih dari TUHAN sendiri.

TUHAN menuntut mereka agar mempersembahkan korban yang tidak bercacat, bukan karena Dia suka akan domba yang sehat atau utuh. Pada kenyataannya, TUHAN tidak pernah sungguh-sungguh mengambil apa pun yang dipersembahkan oleh manusia. Tetapi, TUHAN ingin memperingatkan bahwa betapa mudahnya manusia memandang remeh hal persembahan, dan bahwa di balik tindakan memberikan persembahan secara asal-asalan, sesungguhnya manusia sedang meremehkan TUHAN atau relasinya dengan Dia!

Dengan kata lain, yang TUHAN peringatkan adalah agar umat selalu fokus kepada Dia. Di alam semesta ini, hanya ada satu Allah, dan itu adalah Dia, Yahweh Allah yang telah menyelamatkan umat manusia. Yahweh harus disembah dan menjadi fokus dalam kehidupan mereka, dan tidak ada apa pun yang boleh menggantikan-Nya! Tempatkanlah Dia sebagai Allah!

STUDI PRIBADI: (1) Apakah yang menjadi kehendak TUHAN untuk dilakukan orang Israel? (2) Apakah yang menjadi tujuan dari aturan-aturan yang dibuat Tuhan?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah: TUHAN, ajarkanlah kami untuk sungguh-sungguh beribadah dan menyembah Engkau secara benar, dan biarlah seluruh kehidupan kami dapat memuliakan Engkau, Amin.

Share Button