Bacaan hari ini: Ezra 7:28-8:36
“Tangan Allah kami melindungi semua orang yang mencari Dia demi keselamatan mereka, tetapi kuasa murka-Nya menimpa semua orang yang meninggalkan Dia.” (Ezra 8:22b)

Tangan merupakan bagian yang penting tubuh kita. Setiap saat kita menggunakan tangan untuk berbagai hal, misal untuk menyentuh, memegang barang, bersalaman, memeluk orang yang kita kasihi, dll. Tangan juga membantu kita untuk bekerja menghasilkan karya-karya. Dalam Alkitab pun banyak mengilustrasikan tangan Tuhan yang bekerja menghasilkan karya-karya. Tuhan menciptakan alam semesta dengan tangan-Nya, Tuhan melindungi setiap umat kesayangan-Nya.

Dalam perjalanan pulang ke Yerusalem, dengan hikmat Tuhan, Ezra mengumpulkan orang-orang Israel dengan teliti untuk pulang bersamanya ke Yerusalem. Perjalanan pulang ke Yerusalem bukanlah hal yang mudah. Pada saat itu belumlah ada Google Map atau Waze yang bisa menolong kita dalam perjalanan, memberitahu jalan yang tepat dan tidak berbahaya di depan kita. Tetapi Ezra percaya perjalannnya ke Yerusalem merupakan rencana Allah dan ia sadar bahwa dirinya adalah alat di tangan Tuhan. Ezra sadar betul akan adanya tangan kemurahan Tuhan yang menyertai bangsa Israel, menuntun bangsa Israel untuk pulang ke Yerusalem (ay. 18).

Ezra 7:21-23 menyatakan bahwa Allah adalah satu-satunya tempat perlindungan kita yang menuntun kita di jalan yang benar. Dalam bagian ini Ezra menggambarkannya dengan tangan Tuhan. Ibaratnya kita ada dalam genggaman tangan Tuhan dan kita aman di dalamnya. Oleh sebab itu, apa yang dapat kita lakukan dalam genggaman tangan Tuhan? Dalam genggaman tangan Tuhan kita tidak bisa “memberontak” yang dapat kita lakukan adalah kita berserah kemana Tangan itu akan membawa kita. Dalam pasal ini, Ezra mengajak kita untuk datang dan merendahkan diri di hadapan Allah sebagai bentuk penyerahan diri kita dengan berdoa dan berpuasa memohon kpada Tuhan jalan mana yang harus ditempuh. Sudahkah kita berada dalam genggaman tangan Tuhan? Dan sudahkah kita percaya kepada tangan kemurahan Tuhan yang akan menuntun kita menghadapi jalan-jalan kehidupan kita?

STUDI PRIBADI: Mengapa kalimat “tangan Allah kami melindungi” banyak dituliskan dan berulang-ulang?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah, bersyukurlah dan rendahkanlah setiap diri kita di hadapan Tuhan dan yakinlah bahwa kita aman dalam tangan kemurahan Tuhan, Allah Pencipta kita.

Share Button