Bacaan hari ini: Yosua 14:1-15
“Inilah semuanya yang diterima oleh orang Israel sebagai milik pusaka di tanah Kanaan, yang telah dibagikan kepada orang Israel oleh imam Eleazar dan Yosus bin Nun…” (Yosua 14:1)

Keberhasilan yang dicapai seseorang, tidak secara otomatis mendorongnya untuk setia di kemudian hari dan menyelasikan apa yang menjadi bagiannya. Keberhasilan dan kesetiaan adalah dua hal yang berbeda. Dalam bagian ini, Tuhan ingin mengajar kita, umat pilihan-Nya, bahwa yang terpenting dari keberhasilan itu adalah kesetiaan dalam mengerjakan apa yang Tuhan percayakan kepada setiap kita.

Dalam Yosua 13:1 dicatat bahwa Tuhan sendiri yang mengatakan bahwa Yosua sudah terlalu tua dan terlalu lanjut umur untuk melanjutkan kepemimpinannya atas bangsa Israel, untuk menduduki tanah Kanaan yang belum diduduki. Sebelum Yosua memasuki usia pensiun, Tuhan mempercayakan satu hal terakhir baginya, yaitu membagi tanah Kanaan yang belum diduduki. Pasal 14:1-5 mengisahkan bagaimana Yosua menjalankan perintah Tuhan ini dengan setia dan menyelesaikan t ugas terakhir ini dengan baik. Sekalipun tanah Kanaan masih banyak yang belum diduduki, Yosua tahu kapasitasnya yang sudah lanjut usia, sehingga Yosua bisa menerima tugas itu dengan rela hati. Ayat 5 mengatakan bahwa kota-kota di Tanah Kanaan sudah dibagi-bagi sebagai milik pusaka kepada orang Israel sesuai dengan kehendak Tuhan.

Di balik suatu keberhasilan hidup yang boleh kita capai, lebih dari itu, Tuhan menginginkan kesetiaan kita. Setia kepada pasangan kita, setia kepada anak-anak kita dalam mendidik mereka dalam hidup takut akan Tuhan, setia dalam mengerjakan pekerjaan yang Tuhan telah percayakan kepada kita dengan berkenan kepada Tuhan, setia dalam melayani Tuhan dan setia menjaga kekudusan hidup kita. Jadilah umat Tuhan yang setia pada apa yang Tuhan percayakan kepada kita, dengan demikian kita boleh hidup mencerminkan kesetiaan Tuhan yang tidak pernah berkesudahan.

STUDI PRIBADI: (1) Apa artinya kesetiaan bagi Saudara? (2) Adakah dalam hal-hal tertentu saat ini dimana Saudara merasa ingin menyerah dan putus asa, sehingga berhenti dalam melakukan sesuatu? Jika ada, mohonkanlah pimpinan dan penyertaan Tuhan dalam hal tersebut.
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah agar kita umat Tuhan, tidak mudah menyerah dalam menghadapi keadaan dan kondisi yang sulit. Mohon Tuhan menganugerahkan kesetiaan kepada setiap kita untuk mengerjakan bagian kita sampai akhir hidup kita.

Share Button