Bacaan hari ini: Hakim-Hakim 15:1-20
“Ia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dalam zaman orang Filistin, dua puluh tahun lamanya.” (Hakim-Hakim 15:20)

Bacaan Alkitab hari ini menampilkan sisi yang tampaknya negatif dari Simson. Dia membakar ladang gandum orang Filistin, membunuh orang-orang yang telah membakar istri dan mertuanya. Diri Simson yang ditampilkan dalam bacaan hari ini adalah seorang yang emosional, suka balas dendam dan tidak ragu-ragu untuk membunuh orang. Namun terlepas dari sisi yang tampaknya negatif ini, kita harus melihat apa yang dilakukan Simson ini sebagai “tindakan yang diizinkan Allah” pada masa itu (saya percaya pada zaman sekarang Tuhan tidak lagi mengizinkan umat-Nya melakukan kekerasan dan pembunuhan). Gambaran dalam Hakim-Hakim 14:4 menunjukkan bahwa Tuhan memakai Simson menjadi Hakim (pemimpin) umat Israel untuk menghukum orang Filistin, karena Filistin adalah musuh umat-Nya.

Dalam menggenapi rencana agung Tuhan tersebut, Tuhan memberi kekuatan khusus kepada Simson untuk menghukum orang Filistin. Dalam Hakim-Hakim 15:14 dikatakan, Roh Tuhan berkuasa atas Simson sehingga tali-tali yang mengikat tangan Simson menjadi seperti batang rami yang telah habis dimakan api, dan segala pengikatnya hancur tanggal dari tangannya. Dengan kekuatan itu, Simson terlepas dari belenggu dan memukul tewas seribu orang Filistin. Setelah memukul tewas seribu orang Filistin, Simson sangat kehausan dan tidak ada air untuk diminum. Untuk menolong Simson, Allah membelah liang batu yang di Lehi, dan keluarlah air dari situ sehingga Simson kembali kuat dan segar.

Melalui kisah Simson ini kita bisa menarik sebuah pelajaran, bahwa dalam menggenapi rencana Tuhan dalam hidup kita, pastilah Tuhan akan menyediakan kekuatan, hikmat, bahkan kebutuhan-kebutuhan mendasar kita. Terlebih, Tuhan bisa memakai hal-hal kecil yang ada di sekitar kita untuk menolong kita menggenapi rencana-Nya. Yang terpenting, adakah kita peka menyadari segala providensia Tuhan dalam kehidupan kita? Mari kita bersama hidup melakukan kehendak Tuhan bersama-sama, sehingga nama Tuhan yang dimuliakan di dalam kehidupan kita.

STUDI PRIBADI: (1) Apa alasan utama Simson turun berperang dengan orang Filistin? (2) Pelajaran rohani apa yang dapat kita ambil dan terapkan dari kisah ini?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah: Tuhan tolonglah jemaat-Mu ini, supaya kami dapat memahami rencana-Mu atas hidup kami ini. Mampukan kami untuk setia dan bersandar penuh kepada Engkau, Amin.

Share Button