Bacaan hari ini: 1 Tawarikh 18
“Kemudian Daud menempatkan pasukan-pasukan pendudukan …, dan orang Aram itu menjadi budak Daud yang harus mempersembahkan upeti. TUHAN memberi kemenangan kepada Daud ke mana pun ia pergi berperang.” (1 Tawarikh 18:6)

Meraih sebuah kesuksesan adalah hal yang sangat menyenangkan. Apalagi dalam meraihnya, kita melewati berbagai kesulitan, baik besar maupun kecil. Maka kemenangan yang kita genggam akan terasa menyenangkan sekali. Tetapi, bagaimana seharusnya kita memandang keberhasilan kita?

1 Tawarikh 18:1-17 (band. 2Sam. 8:1-18) merupakan catatan penting tentang kemenangan demi kemenangan yang telah diraih oleh raja Daud. Ia berhasil mengalahkan bangsa Filistin dan bangsa Moab, mengalahkan raja Hadadezer yang berkoalisi dengan kerajaan Aram dengan peralatan perang yang canggih pada masanya itu. Karena itu, raja Tou dari Hamat menunjukkan rasa hormatnya kepada raja Daud. Kemudian bersama-sama dengan pasukannya, Daud berhasil mengalahkan bangsa Edom.

Apa yang membuatnya berhasil memenangkan berbagai pertempuran itu? Pertama, karena memang Daud memiliki kemampuan dan ia berjuang dengan kesungguhan untuk mengalahkan musuhnya. Ia memiliki strategi jitu dalam mengalahkan musuhnya. Ia memerintahkan pasukannya untuk memotong urat keting segala kereta kuda, sehingga peralatan perang tersebut tidak bisa digunakan dengan baik. Daud juga memiliki orang-orang yang mampu menolongnya di medan peperangan maupun saat mengatur pemerintahan (ayat 14-17). Mereka menolong Daud baik dalam berperang maupun dalam urusan mengatur kerajaan dan ibadah.

Tetapi jangan lupa satu hal terpenting, yaitu Allah. Setidaknya dua kali dicatat “TUHAN memberi kemenangan kepada Daud ke manapun ia pergi berperang” (ayat 6 dan 13). Semua kemenangan dan keberhasilan itu adalah karena Tuhan sendiri. Kesuksesan dan kemenangan Daud bukan semata-mata kemampuan dirinya dan orang-orang di belakangnya saja. Yang jauh lebih penting adalah: Karena Tuhan menyertai dan memberikan kemenangan tersebut kepadanya.

Marilah kita sungguh sadar bahwa semua hal baik yang kita miliki, semua kesuksesan kita adalah juga karena pertolongan Tuhan dalam kita.

STUDI PRIBADI: (1) Strategi apa yang dilakukan Daud sehingga dapat menang? (2) Siapa sesungguhnya yang memberikan kemenangan kepada Daud di dalam pertempuran itu?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi jemaat Tuhan supaya di dalam menghadapi godaan dan tantangan di dalam dunia ini, mereka dapat mengandalkan TUHAN dan kuasa-Nya, Amin.

Share Button