Bacaan hari ini: 2 Samuel 14:1-33
“Mengapa raja merancang hal yang demikian terhadap umat Allah? Oleh karena tuanku mengucapkan perkataan ini, maka tuanku sendirilah yang bersalah dengan tidak mengizinkan pulang orang yang telah dibuangnya.” (2 Samuel 14:13)

Alkitab mencatat, akhirnya Daud merindukan Absalom yang sudah membunuh Amnon, yang telah memperkosa Tamar, adik kandung Absalom. Itulah hati seorang ayah, bagaimanapun juga anak adalah darah dagingnya.

Kerinduan hati Daud ini dilihat oleh Yoab, dan Yoab meminta seorang perempuan bijaksana dari Tekoa untuk bersandiwara di depan Daud. Inti sandiwaranya adalah mirip-mirip dengan kejadian Absalom yang harus kabur dari rumah karena telah membunuh Abnom, saudara satu papa-nya. Daud adalah raja yang penuh hikmat, akhirnya ia tahu siapa yang dimaksud dalam cerita tersebut. Dan raja juga bisa menebak otak di balik sandiwara tersebut. Akhirnya, raja melembutkan hatinya dan mengijinkan Absalom kembali ke Yerusalem.

Dari kisah ini, kita mendapatkan beberapa pelajaran penting; pertama adalah tentang hati seorang ayah, bagaimana Daud tetap mengasihi dan mengampuni anaknya yang telah bersalah. Dalam Injil Lukas, kita bertemu dengan kisah anak yang hilang, yang sekali lagi juga berbicara tentang hati seorang ayah. Ketika anaknya pulang, sang ayah sudah menunggu di depan rumah dan sang ayahlah yang berlari mendapatkan anaknya (Lukas 15:11-32). Ini juga menjadi gambaran hati Allah yang mengampuni kita, anak-Nya. Walaupun kita sering bersalah dan jatuh dalam dosa, namun Allah tetap mengasihi kita, ketika kita mau kembali kepada Allah, Ia selalu siap menerima kita. Pelajaran kedua adalah, kita perlu belajar hikmat dari Yoab. Ada banyak hal tidak bisa kita selesaikan dengan baik apabila kita langsung frontal dengan orang yang bermasalah, bukan pada masalahnya. Yoab pintar memanfaatkan momen yang tepat, Yoab bisa melihat dan membaca hati raja. Ia mengerti akan kerinduan hati raja pada anaknya Absalom. Tanpa menunda lagi, Yoab mendatangkan seorang perempuan bijak dari Tekoa untuk bermain sandiwara; tanpa sadar Raja Daud masuk dalam skenario Yoab, yang pada akhirnya harus menyetujui kepulangan Absalom. Cara penyelesaian masalah yang bijaksana.

STUDI PRIBADI: (1) Masalah apakah yang dihadapi Daud, terkait kematian Amnon dan kepergian Absalom? (2) Bagaimanakah Yoab menyelesaikan masalah Daud ini?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi setiap orang Kristen, agar diberikan hikmat dan bijaksana dari Tuhan sehingga dapat menyelesaikan setiap perkara yang dihadapinya dengan bijaksana dan tepat, Amin.

Share Button