Bacaan hari ini: 1 Raja-Raja 12
“Maka mereka mendengarkan firman TUHAN dan pergilah mereka pulang sesuai dengan firman TUHAN itu.” (1 Raja-Raja 12:24)

Tantangan iman sesungguhnya bukan soal seberapa besar masalah kita, melainkan apa kita mau taat kepada TUHAN atau kita memilih jalan kita sendiri, jalan yang jauh dari kehendak TUHAN. Seringkali kita memilih untuk tidak taat pada kehendak TUHAN karena kita merasa bahwa itu tidak menguntungkan diri kita, sekalipun kita tahu bahwa itulah pilihan terbaik bagi kita.

Dalam bacaan Alkitab hari ini, kita temukan bahwa pilihan Rehabeam untuk menaikkan pajak demi kepentingan diri sendiri telah membuat 10 suku berbalik daripadanya. Rakyat tidak menyukainya, karena sikapnya arogan. Maka Rehabeam mencoba menundukkan 10 suku Israel tersebut dengan kekerasan, namun firman TUHAN datang kepada mereka melalui Semaya, bahwa apa yang telah terjadi merupakan kehendak TUHAN juga, bahwa Ia-lah yang menyebabkan terbaginya suku Israel.

Di sini kita melihat antara kedaulatan TUHAN dan responsibilitas manusia yang paradoks, tapi terintegrasi. TUHAN telah memutuskan bahwa Kerajaan Israel di bawah kepemimpan Salomo akan terbagi menjadi 2 bagian, tapi terbaginya kerajaan itu disebabkan oleh Rehabeam melakukan tindakan pemerasan terhadap rakyat Israel. Itulah sebabnya suku Yehuda dan Benyamin taat kepada apa yang TUHAN firmankan melalui Semaya, karena mereka sadar bahwa itu terjadi karena kesalahan mereka. Sebaliknya, Yerobeam yang telah diperingatkan agar setia dan taat kepada TUHAN ketika diberi-Nya 10 suku Israel bagi dirinya, justru melakukan tindakan yang tidak benar di hadapan TUHAN, dengan membuat bangsa Israel beribadah kepada ilah lain dan bukan menyembah kepada TUHAN di Yerusalem, hanya karena takut jika 10 suku itu berbalik dari dirinya. Demi jabatan, Yerobeam rela membelakangi TUHAN dan menarik rakyat Israel meninggalkan TUHAN.

Apa yang kita pelajari dari kisah ini? Marilah kita taat kepada TUHAN, bukan karena keuntungan yang kita peroleh dari-Nya, tetapi karena Dia adalah TUHAN kita, dan yang memiliki hidup kita.

STUDI PRIBADI: (1) Apa motif Yerobeam mendirikan anak lembu bagi orang Israel? Apakah itu dibenarkan oleh TUHAN? (2) Apa yang Anda pelajari dari kisah ini?
DOAKAN BERSAMA: Berdoa bagi jemaat agar mereka mengikut Tuhan bukan karena keuntungan yang mereka peroleh dari TUHAN, tapi menyadari bahwa Ia adalah TUHAN yang memiliki dan telah menebus mereka menjadi umat-Nya.

Share Button