Bacaan hari ini: Ulangan 24:6-22
“Haruslah kauingat, bahwa engkau pun dahulu budak di Mesir dan engkau ditebus TUHAN, Allahmu, dari sana; itulah sebabnya aku memerintahkan engkau melakukan hal ini.” (Ulangan 24:18)

Dalam bagian ini, Tuhan ingin agar umat-Nya yang telah mengalami banyak pertolongan dan berkat Tuhan, tidak lupa diri. Tidak boleh sombong dan berlaku sewenang-wenang terhadap sesamanya. Dua kali Tuhan mengingatkan mereka akan keberadaan mereka dahulu yang adalah budak di Mesir, dan bahwa keberadan mereka saat ini telah menjadi baik, itu semua adalah karena kasih karunia Tuhan yang telah melepaskan mereka dari perbudakan Mesir (ayat 18, 22).

Tuhan menasihatkan mereka agar menunjukkan kepedulian dan kebaikan kepada orang-orang sebangsanya yang miskin, para janda, anak yatim piatu, bahkan para orang asing yang ada di tengah-tengah mereka. Caranya? (1) Bila mereka menuai di ladang mereka, lalu terlupa seberkas di ladang, maka janganlah mereka kembali untuk mengambilnya; (2) Bila mereka memetik hasil pohon zaitun mereka dengan memukul-mukulnya, janganlah mereka memeriksa dahan-dahannya sekali lagi; (3) Bila mereka mengumpulkan hasil kebun anggur mereka, janganlah mereka kemudian mengadakan pemetikan sekali lagi. Tuhan memerintahkan mereka agar membiarkan semua itu menjadi bagian bagi orang asing, anak yatim dan janda (ayat 12, 14, 17, 19, 20, 21). Dengan demikian Tuhan akan terus memberkati mereka (ayat 19). Sebaliknya, segala perlakuan sewenang-wenang, bahkan pemerasan yang mereka lakukan akan mendatangkan dosa atas diri mereka, karena teriakan mereka kepada Tuhan (ayat 15). Demikianlah peringatan dan nasihat Tuhan kepada mereka umat-Nya.

Melalui bagian ini kita boleh belajar dua hal. Pertama, sesungguhnya Tuhan melihat bagaimana kita sebagai umat Tuhan memperlakukan orang-orang yang bergantung kepada kita untuk kehidupan mereka. Kita tidak boleh menghina orang-orang lain karena mereka memiliki status ekonomi atau kedudukan sosial yang lebih rendah daripada kita. Kedua, Tuhan mempunyai kepedulian khusus kepada orang-orang miskin, dan Tuhan mau memakai kemurahan hati kita sebagai umat-Nya untuk memenuhi kebutuhan mereka.

STUDI PRIBADI: (1) Mengapa Tuhan mengingatkan Israel akan keberadaan mereka pada masa lalu? (2) Apa yang Tuhan ingin mereka lakukan?
DOAKAN BERSAMA: Berdoa agar Tuhan menolong dan memampukan kita sebagai umat Tuhan memiliki kerendahan hati dan kebaikan untuk membantu sesama kita yang membutuhkan bantuan.

Share Button