“Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.” (Efesus 5:22-23)

Hai istri-istri, tunduklah kepada suamimu. Kata “tunduk” berarti menyerahkan diri untuk dipimpin… . Tapi istri berkata: saya tidak menghormati suami, karena (a). Ia tidak layak menerimanya, (b). Ia tidak akan mendapatkan hormat saya sampai ia mengasihi saya dengan cara-cara yang penuh arti. Saya tidak mau diperlakukan seperti keset dan menepatkan diri saya tersiksa secara emosi.

Hai suami-suami, Kasihilah istrimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia. Kata “mengasihi” berarti memberikan yang terbaik. Banyak suami-suami berkata, saya lebih memilih untuk hidup dengan seorang istri yang menghormati saya daripada hidup dengan seorang istri yang mengasihi saya tetapi tidak menghormati saya.

Hai bapak-bapak , jangalah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya. Dalam hal apa para bapak menyakiti anaknya? Pada umumnya, dalam hal perkataan yang menyakitkan, merendahkan , menyumpahi yang jelek, hal ini dapat merenggut kegembiraan masa kanak-kanaknya dan membuat anggota keluarga menjadi lesu dengan cercaan yang tak berperasaan. ( Mat. 12:35-37).

Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena haruslah demikian. Anak berkata, “Tidak Harus…” karena “Orang tuaku…”

Apa tujuan Paulus menuliskan ini, semata-mata adalah untuk (a). Membangun hubungan keluarga yang harmonis di dalam Tuhan, (b). Untuk memenangkan pasangan, anak, kepada Kristus. Artinys: Ada damai sejahtera dalam keluarga, ada kedekatan anggota keluarga yang satu dengan lainnya, ada saling mengasihi dan menghargai anggota keluarga meskipun ada perbedaan pendapat, permasalahan, pertengkaran karena tidak dapat menguasai diri.

Bagaimana menumbuhkannya? kelihatannya KASIH dan HORMAT/TUNDUK/TAAT merupakan kebutuhan dasar di dalam membangun keluarga yang harmonis, ibarat oksigen bagi kesehatan emosi seluruh anggota keluarga. Sebab di dalam KASIH itu ada kelemahlembutan, memafaakan, mengampuni, murah hati, …kasih Tuhan itu Kudus , tiada batasnya. (lagu: kasih pasti lemah lembut ). HORMAT itu adalah perintah Tuhan sebagi reperesentatif ketaatan kita kepada Kristus. Sebab Kristus telah mengasihi kita dan memberikan kemuliaan dan hormat kepada kita saat kita masih berdosa. Marilah kita meletakkan dasar Kasih dan Hormat di dalam setiap anggota keluarga kita. Amin. *

Share Button