Bacaan hari ini: Ulangan 23:24-25
“…tidak boleh kaumasukkan ke dalam bungkusanmu…, …tetapi sabit tidak boleh kauayunkan kepada gandum sesamamu itu.” (Ulangan 23:24-25)

Dalam bacaan Alkitab ini, Musa mengingatkan umat Tuhan agar tidak berlaku serakah. Mereka yang memiliki kebun anggur dan ladang gandum, atau dengan kata lain, mereka yang beroleh berkat lebih dari Tuhan, dinasihati agar tidak egois dan berlaku masa bodoh terhadap kebutuhan saudara-saudara mereka yang pada saat itu sedang mengalami kekurangan. Mereka harus rela berbagi dengan cara membiarkan saudara-saudara mereka yang membutuhkan memetik dan memakan buah anggur dari kebun anggur mereka sepuasnya. Begitu juga dengan bulir-bulir gandum yang ada di ladang mereka. Dalam hal ini, mereka menunjukkan kepedulian, kesejahteraan, dan keramahan persaudaraan mereka sebagai umat Tuhan.

Demikian juga kepada mereka yang kekurangan; Musa memberitahukan mereka bahwa apabila mereka melalui kebun anggur sesama mereka, mereka boleh memetik dan memakan buah anggur tersebut sepuas hati mereka, tetapi mereka tidak boleh mengambil lebih dengan cara memasukkannya ke dalam keranjang mereka untuk dibawa pulang sebagai persediaan makan mereka besok, atau untuk mereka jual demi mendapat keuntungan. Begitu juga dengan ladang gandum sesama mereka yang belum dituai, Musa menasihati bahwa mereka boleh memetik bulir-bulirnya dengan tangan mereka, tetapi sabit tidak boleh mereka ayunkan kepada gandum sesama mereka itu (ayat 24-25).

Melalui bagian ini kita belajar dua hal. Pertama, bahwa sesungguhnya Tuhan juga menasihatkan kita sebagai umat-Nya yang memiliki berkat lebih, untuk tidak memilik sifat yang egois, tetapi memiliki sikap yang peduli dengan menciptakan kesejahteraan bersama untuk membantu sesama kita yang sedang mengalami kekurangan. Kedua, kita yang telah dibantu, belajar untuk tahu berterima kasih kepada mereka yang telah membantu dengan tidak bersikap serakah, tetapi belajar untuk selalu mencukupkan diri dengan apa yang telah kita terima, serta selalu bersyukur kepada Tuhan yang telah memelihara hidup kita.

STUDI PRIBADI: (1) Mengapa Tuhan menasihati umat Israel agar tidak bersikap serakah? (2) Apakah dampak keserakahan bagi mereka?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah agar kita sebagai umat Tuhan mampu hidup tidak egois, tetapi memiliki kepedulian kepada yang kekurangan, menjadi berkat bagi mereka yang membutuhkan.

Share Button