Bacaan hari ini: Nehemia 1
“Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit.” (Nehemia 1:4b)

Tembok kota Yerusalem telah hancur, dengan demikian orang-orang Yahudi yang tinggal di kota itu dalam keadaan bahaya (ay. 3). Setiap saat mereka bisa diserang oleh bangsa lain, tidak ada lagi keamanan dan kedamaian di tempat tinggal mereka sendiri. Ini sangat menyedihkan Nehemia. Karena itu, respons Nehemia saat mendengar kabar kaumnya di Yerusalem, ia menangis, berkabung, berpuasa dan berdoa kepada Tuhan.

Di tengah-tengah kondisi yang menyedihkan hati, Nehemia tidak lupa untuk berdoa dan menyerahkan kesedihan hatinya kepada Tuhan, sampai-sampai kesedihan hati Nehemia terlihat di wajahnya (Neh. 2:1). Dalam kesedihan hati, Nehemia tetap menunjukkan penyembahannya kepada Tuhan. Dalam doa yang dipanjatkan Nehemia, kita menjumpai sebuah struktur doa yang dapat kita terapkan dalam doa kita: (1) Memuji Tuhan (ay. 5). Nehemia memuji Tuhan karena kebesaran dan kedahsyatan Allah, serta kesetiaan Allah kepada umat-umat-Nya; (2) Permohonan (ay. 6). Nehemia juga memohonkan agar Tuhan mengampuni mereka bila mereka dengan sepenuh hati datang bertobat di hadapan Tuhan; (3) Pengakuan dosa (ay. 6). Nehemia mewakili bangsa Israel memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa mereka. Hasilnya? Doa yang tulus Nehemia ini mendatangkan efek yang besar pada saat itu: (1) Menolong Nehemia untuk mengalami kuasa Allah yang melebihi segalanya bisa untuk berkarya dalam hidupnya; (2) Mendorong Nehemia untuk tahu melakukan apa, sesuai dengan apa yang Tuhan percayakan kepadanya. Nehemia tetap menjadi juru minuman raja, sekalipun dia sedang dalam kesedihan. Dia tidak berdiam diri dalam kesedihan dan kehancuran hatinya. Ketika ada masalah, Nehemia datang kepada Tuhan dan mengalami kebesaran serta karya Tuhan dalam hidupnya.

Ketika kita menghadapi masalah, segeralah meresponinya dengan datang ke hadapan Tuhan dan berdoa. Pada saat kita berdoa dengan tulus hati, Tuhan juga yang akan bekerja dan berkarya melalui doa-doa yang kita panjatkan.

STUDI PRIBADI: (1) Apa sajakah yang terkandung dalam doa Nehemia kepada Tuhan? (2) Apakah hal-hal tersebut juga ada dalam doa kita, sekalipun sedang dalam masalah?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah agar umat Tuhan memiliki kehidupan doa yang tulus di hadapan Tuhan dan terus bertumbuh dalam kehidupan doa kita sehingga doa kita mengubah kita menjadi lebih baik dan benar.

Share Button