Bacaan hari ini: Ulangan 1:1-8
“Ketahuilah, Aku telah menyerahkan negeri itu kepadamu; masukilah, dudukilah negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub…” (Ulangan 1:8)

Kitab Ulangan merupakan kitab yang berisi pengulangan hukum-hukum Allah dan sejarah umat Israel yang disampaikan Musa di seberang sungai Yordan (ay. 1, 5). Kitab ini disampaikan pada tahun keempat puluh sejak mereka keluar dari tanah Mesir (ay. 2), yaitu setelah Sihon raja orang Amori dan Og-raja negeri Basan dikalahkan (ay. 3). Ini adalah masa sebelum umat Israel memasuki tanah Kanaan dan sebelum Musa mengalihkan kepemimpinannya kepada Yosua.

Pada awal kitab ini, Musa mengingatkan umat Israel akan perintah Tuhan bagi mereka untuk pergi ke pegunungan Amori dan sekitar Araba Yordan (ay. 6-7). Alasan perintah itu diberikan adalah, karena daerah-daerah tersebut akan diserahkan Tuhan kepada umat Israel (ay. 8a), sebagaimana yang telah dijanjikan-Nya kepada nenek moyang mereka (ay. 8c). Yang perlu mereka lakukan hanyalah masuk dan menguasainya (ay. 8b). Meski orang Amori dan sekitarnya tinggi besar dan menggentarkan, Tuhan tetap memerintahkan orang Israel untuk masuk dan menguasai daerah itu. Karena Tuhan beserta dengan umat-Nya dan Ia akan menepati janji-Nya sesuai dengan yang pernah Ia sampaikan kepada Abraham, Ishak dan Yakub.

Ketika Tuhan berjanji, Ia tidak pernah mengingkari, malahan Ia akan membuktikan kepastian janji-Nya. Sebab, Ia adalah Allah yang setia pada ikatan perjanjian yang diucapkan-Nya terhadap leluhur bangsa Israel. Untuk melihat bagaimana janji Allah tergenapi dalam kehidupan umat-Nya, bangsa Israel perlu memercayai dan menaati setiap hukum serta ketetapan Allah. Dengan demikian, Allah akan bekerja di dalam segala perkara untuk menggenapi janji-Nya dan mengerjakan rencana kebaikan-Nya atas hidup umat-Nya.

Apakah hari ini Anda sedang meragukan kesetiaan Tuhan atas janji-Nya dalam hidupmu? Percayalah dan taatilah Dia, karena Dia adalah Allah yang setia dan tidak mengingkari janji-Nya. Allah Tuhan kita tidak pernah gagal untuk melaksanakan rencana-Nya.

STUDI PRIBADI: (1) Mengapa bangsa Israel seringkali meragukan Tuhan? (2) Apakah benar bahwa Tuhan pernah ingkar janji?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah agar Tuhan senantiasa meneguhkan hati kita untuk mau percaya dan tidak meragukan janji-Nya di dalam menjalani kehidupan kita hari lepas hari, sehingga kita beroleh damai sejahtera-Nya.

Share Button