Bacaan hari ini: Hakim-Hakim 17:1-13
“Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri.” (Hakim-Hakim 17:6)

“JASMERAH!” Inilah salah satu ungkapan yang paling diingat dari tokoh besar revolusioner Indonesia, Presiden Soekarno. “Jangan sekali-kali melupakan sejarah” itulah kepanjangan dari istilah itu. Seorang Filsuf Spanyol pada abad ke-19, George Santayana, pernah mengatakan bahwa orang yang tidak belajar sejarah akan mengulangi kelasahan yang sama, yang pernah dilakukan sebelumnya. Itulah yang dialami oleh bangsa Israel dalam catatan Hakim-hakim 17:1-13 ini, mereka jatuh ke dalam dosa penyembahan berhala karena mereka tidak memelihara Firman Allah yang sebenarnya telah menjadi bagian dari sejarah mereka. Catatan dalam ayat 6 merupakan sebuah ironi, karena sebenarnya sekalipun bangsa itu tidak memiliki raja, kesalahan fatal itu sebenarnya tidak perlu terjadi apabila mereka setia memelihara Firman Allah, “Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri.”

Hal ini merupakan sebuah pelajaran penting bagi kita pada zaman ini, kita harus setia memelihara Firman Tuhan, dan mengajarkannya turun-temurun kepada anak-cucu kita sesuai dengan perintah Tuhan dalam Ulangan 6:6-9. Tidak hanya itu, kesaksian-kesaksian kita tentang karya-karya Tuhan yang pernah kita alami, anugerah-Nya, kuasa-Nya yang mengubahkan hidup kita, mujizat-mujizat-Nya yang ajaib, harus senantiasa kita ceritakan kepada anak-anak kita sembari memperingatkan mereka dengan sungguh-sungguh untuk setia kepada Tuhan.

Seringkali hal-hal rohani ini kurang kita perhatikan. Kita sangat suka bersaksi di hadapan saudara-saudara kita yang seiman tentang karya-karya Tuhan, tetapi terkadang kita lupa untuk menceritakannya kepada anak-cucu kita. Sejarah itu penting; terlebih sejarah kehidupan kita bersama dengan Tuhan, adalah pelajaran yang sangat penting untuk anak-cucu kita.

STUDI PRIBADI: (1) Mengapa banyak orang tidak belajar dari sejarah dan jatuh pada kesalahan yang sama? (2) Hal-hal apa yang akan Anda lakukan untuk mendidik anak-cucu Anda setia memelihara Firman Allah?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah supaya orang-orang Kristen peka terhadap anugerah Allah dan senantiasa bersyukur atasnya dengan menyaksikan anugerah Tuhan itu kepada banyak orang.

Share Button