“Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus. Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu.” (1 Korintus 1:4-6)

Peran orang tua di dalam membesarkan anak-anak tidak terlepas dari pola berikut ini: Asih, Asah, Asuh (arti: mengasihi, mendidik dan mengasuh). Tiga pola tersebut menjadi penting untuk diperhatikan agar pertumbuhan dan perkembangan seorang anak menjadi optimal. Teks kita hari ini menggambarkan tiga hal tersebut juga nyata terlihat di dalam kehidupan jemaat Korintus. Rasul Paulus sedang menggambarkan pola tersebut di dalam ayat-ayat berikut:

1. Asih (1 Korintus 1:4): rasul Paulus mengucap syukur kepada Allah atas kasih karunia Allah yang dahulu telah dilimpahkan kepada jemaat di dalam Kristus. Jemaat Korintus sedang diingatkan betapa limpahnya kasih karunia Allah di dalam hidup mereka.

2. Asah (1 Korintus 1:5-7): rasul Paulus menuliskan bahwa mereka sekarang telah diperkaya dengan segala hal, baik perkataan maupun pengetahuan juga banyak karunia. Mengapa Allah memberikan dengan begitu berlimpah? Supaya mereka dapat mengasah semua pemberian itu, baik di dalam jemaat maupun di luar jemaat, sehingga Tuhan dimuliakan.

3. Asuh (1 Korintus 1:8-9): bukan hanya dulu dan sekarang saja Allah mengasih dan mengasah mereka, tetapi Allah terus menerus akan mengasuh jemaat Korintus sehingga mereka boleh menjadi jemaat yang tak bercacat saat Kristus datang kembali kelak. Untuk ketiga hal di atas inilah, rasul Paulus senantiasa mengucap syukur.

Allah juga sekarang masih terus bekerjadi dalam jemaat hari ini, seperti halnya di dalam jemaat Korintus dahulu. Ia telah melimpahkan kepada kita kasih karunia melalui Tuhan Yesus Kristus, sehingga kita menjadi anak-anak Allah. Bukan hanya di situ saja, sekarang Ia juga telah memperkaya kehidupan kita dengan perkataan dan pengetahuan, terlebih juga dalam banyak karunia. Maka dari itu kita perlu mengembangkan setiap karunia yang Allah berikan itu. Dan Ia juga tetap menyertai dan membimbing kita supaya kita boleh terus bertumbuh menjadi jemaat yang berkenan kepada Tuhan.

Oleh karena itu mari kita juga terus mengucap syukur kepada Allah. Ucapan syukur semestinya tidak hanya keluar dari mulut saja, tetapi juga terlihat di dalam karya pelayanan kita masing-masing bagi Allah sesuai dengan karunia yang telah diberikan-Nya. Teruslah bertumbuh di dalam kasih karunia Allah; kembangkanlah karunia yang Allah berikan dan taatlah kepada pimpinan Allah sehingga kita menjadi jemaat yang berkenan kepada-Nya! *

Share Button