Tahun 1952 gedung gereja tersebut direnovasi dan pintu masuknya
dipindah dari Jl. Caipo ke Jl. Bakmi (sekarang Jl. Samudra). Tahun
1966 karena situasi politik, nama Gereja Tiong Hwa Kie Tok Kau
Hwe diganti menjadi Gereja Kristus Tuhan (GKT). Pada tahun 1974
jemaat Amoi, Hin Hwa dan Fuchow-Kuoyu memisahkan diri dari GKT
dan pada tahun 1976 mendirikan Sinode Gereja Kristen Abdiel. Pada
waktu itu kebaktian masih tetap memakai gedung gereja di Jl. Samudra
sedang segala kegiatan diadakan di Jl. Kapasari 38.
Tahun 1976 jemaat Fuchow-Kuoyu
mengganti nama menjadi GKA Gloria dan di tahun berikutnya membeli
sebuah komplek gereja orang Armenian yang terletak di Jl. Pacar
11-17, Surabaya. Gereja tersebut telah ditinggalkan oleh jemaat
orang Armenian yang kembali ke negara asalnya. Atas izin dari kantor
pusatnya di Australia, gereja tersebut dijual kepada GKA Gloria
dengan catatan bahwa tempat itu harus tetap dipakai sebagai gereja.
Gedung tersebut kemudian dibangun kembali dan diresmikan pemakaiannya
pada tanggal 22 Desember 1979. Lalu pada tahun 1984, pada tanggal
yang sama diresmikan gedung empat lantai untuk kegiatan Sekolah
Minggu.
Tanggal 22 Desember
1989 diresmikan gedung gereja yang ada di Jl. HR. Muhammad sebagai
Gereja Cabang I, sedang gedung gereja yang lama di Jl. Samudra tetap
dipakai sebagai tempat kebaktian untuk Cabang II. Saat ini, GKA
Gloria juga memiliki beberapa Pos Pengembangan Jemaat yang tersebar
di beberapa tempat di Surabaya dan Sidoarjo, yaitu di Rungkut, Sidoyoso,
Nirwana Eksekutif, Wisma Permai, Pepelegi dan Sukomanunggal.
Tahun 1985 Tuhan memberikan
visi kepada GKA Gloria untuk memulai sebuah sekolah umum karena
melihat kebutuhan akan pendidikan bagi anak-anak jemaat. Untuk keperluan
ini, maka gedung Sekolah Minggu yang ada di Jl. Pacar kemudian dipakai
sebagai sarana sekolah. Pada tahun 1995, GKA Gloria membeli sebuah
komplek sekolah di daerah Kupang Indah yang sebelumnya dipakai oleh
'Surabaya International School'. Sekarang sekolah tersebut telah memiliki
Play Group, TK, SD, SMP dan SMU. Kemudian pada tahun 2000 membeli
sebidang tanah di daerah Sukomanunggal untuk mendirikan gedung sekolah
SMU.
Selain sekolah, Tuhan
juga memberikan visi kepada GKA Gloria untuk memperhatikan akan
kebutuhan kesehatan, baik jemaat maupun orang-orang yang ada di
sekitar gedung gereja. Untuk menggenapi visi ini, GKA Gloria lalu
mendirikan Poliklinik Abdi Mulia di Wisma Permai dan di Jl. HR.
Muhammad.
Sementara itu Pos wisma Permai yang terus berkembang dengan baik, kemudian didewasakan menjadi Cabang ke-III dengan nama baru GKA Gloria Galaxy dan ditahbiskan bersamaan dengan peresmian gedung ibadah yang baru selesai dibangun pada tanggal 22 Desember 2005. *
Kembali
ke atas |