Berdoalah! (2)

Posted by Perspektif — Mei 2012
May
4

Bacaan hari ini: Matius 6:5-8, 26:40-41 (lanjutan)

“Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.” (Matius 26:41)

Tuhan Yesus dalam hidupnya di dunia ini banyak memberikan teladan dalam berdoa. Salah satunya adalah doa di taman Getsemani, di mana Dia menunjukkan pentingnya berdoa. Tuhan Yesus berkata, “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.” Tuhan Yesus ingin mengingatkan kita semua, para pengikut-Nya, agar waspada dan menjaga kehidupan doa. Mengapa?

Pertama, situasi sulit yang menimpa hidup kita. Tuhan Yesus pernah menghadapi situasi sulit dalam hidup-Nya, yaitu kematian di kayu salib untuk menanggung dosa manusia. Kristus sendiri mengakui bahwa Dia takut dan gentar, seperti mau mati rasanya (Mat. 26:38). Di dalam situasi seperti ini, Tuhan Yesus berdoa kepada Bapa. Akhirnya, Dia dikuatkan untuk menjalani Jalan Salib sampai akhir. Situasi sulit tidak pernah lepas dari kehidupan orang Kristen. Dalam hal itulah seringkali kita menghadapi tantangan iman, apakah kita akan setia bersama Tuhan ataukah kita nekad mengambil jalan lain yang tidak diperkenan Tuhan?

Kedua, pergumulan dengan kedagingan atau dosa. “Berjaga-jagalah, roh memang penurut, tetapi daging lemah.” Orang Kristen tahu apa yang harus mereka lakukan sebagai anak-anak Tuhan. Tetapi heran, terkadang kita justru melakukan apa yang berlawanan dengan perintah Tuhan. Di sinilah kita menyadari bahwa hidup Kristen kita tidak bisa luput dari yang namanya pencobaan. Kita dapat dicobai oleh hal-hal di luar diri kita, seperti pengaruh jahat dari dunia dan orang lain. Dan kita juga dapat dicobai oleh kedagingan kita sendir, mungkin itu hawa nafsu, kebiasaan buruk, pola pikir yang jahat, dan sebagainya. Karena itulah Tuhan mengingatkan agar kita senantiasa waspada dan memelihara hidup doa kita. Dengan berdoa maka kita belajar untuk selalu bergantung pada pertolongan Tuhan.

Mari kita mengambil komitmen untuk setia dalam berdoa. Jika hidup doa Anda mulai undur, memohonlah agar Tuhan memperbaharuinya, sehingga hidup rohani kita benar-benar bertumbuh.

STUDI PRIBADI: Apa manfaat doa bagi kehidupan orang percaya? Apa yang diteladankan oleh Tuhan Yesus dalam hal berdoa?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi para misionaris yang melayani di daerah-daerah sulit, agar mereka selalu mengandalkan Tuhan dan senantiasa berdoa, sehingga mereka dikuatkan dalam menghadapi berbagai tantangan.

© Perspektif — Do not face the day until you have faced God

google search…

Ingin menerima renungan Perspektif melalui e-mail? Daftarkan alamat e-mail Anda di sini:

Delivered by FeedBurner

Switch to our mobile site