Faedah Natur Yesus Kristus

Posted by Perspektif — April 2012
Apr
6

Bacaan hari ini: 2 Korintus 5:18

“Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya… penuh kasih karunia dan kebenaran.” (Yohanes 1:14)

Banyak orang sering kali tidak mengerti, mengapa Yesus disebutkan “memiliki 2 natur, tetapi satu pribadi”? Sekalipun kita tidak dapat mengerti-Nya secara tuntas, namun Allah sendiri telah menyatakan hal ini kepada kita. Perhatikanlah apa yang dikatakan oleh Yohanes, bahwa “Firman itu adalah Allah” (Yoh. 1:1), dan “Firman itu telah menjadi manusia” (ay. 14); yang berarti “Allah telah menjadi manusia.” Ketika Allah menjadi manusia, ini bukan berarti “ke-Allahan-Nya hilang dan menjadi manusia biasa” (Flp. 2:7). Yesus Kristus adalah tetap Allah, tetapi Ia telah mengambil “natur manusia” (darah dan daging/ inkarnasi); dan kedua natur merupakan keunikan Tuhan Yesus. Itu sebabnya, Ia disebut “satu pribadi/satu orang, tetapi memiliki 2 natur.”

Setelah kita mengerti hal ini; mungkin kita bertanya, mengapa kita perlu mengerti tentang natur PribadiYesus Kristus? Bukankah hal ini terlalu rumit bagi kita? Jika Rasul Yohanes menyatakan hal itu kepada kita, maka itu bukanlah suatu hal yang rumit, tetapi perlu kita imani, karena itu adalah pernyataan Allah yang agung bagi kita, sehingga kita mengerti apa yang perlu bagi keselamatan kita.

Jika kita menyelidiki firman-Nya, kita akan menemukan bahwa: (1) Pribadi yang dapat menjadi “mediator” antara kita dengan Allah, adalah pribadi, yang mewakili Allah dan sekaligus juga mewakili manusia, yaitu Yesus Kristus. Itulah sebabnya dikatakan, “Yesus menyatakan kehendak Bapa” (Yoh. 1:18), tetapi di sisi lain, Ia mewakili manusia (2Kor. 5:18). (2) Pribadi yang dapat melakukan “penebusan umat manusia” adalah Dia yang memiliki kemanusiaan yang sempurna (tanpa dosa), dan memiliki kuasa (otoritas Allah), yang berkuasa menyelamatkan manusia dari dosa. Itulah sebabnya Yesus Kristus disebut “Iman Besar,” karena hanya Dialah yang mampu melakukannya bagi kita (Ibr. 7:26-28). Jadi, Allah telah mendesign manusia sedemikian rupa, agar kita dapat menyadari bahwa keselamatan datangnya dari Allah, dan bukan dari dalam diri kita. Di dalam Kristus, kita mendapatkan penebusan.

STUDI PRIBADI: Mengapa seorang “Mediator” antara Allah dan manusia yang berdosa, harus memiliki kriteria yang mewakili Allah dan manusia? Jelaskan!
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi jemaat agar mereka semakin mengenal Kristus dan karya keselamatan yang dikerjakan-Nya bagi umat manusia, sehingga setiap kita semakin merendahkan diri di hadapan-Nya.

© Perspektif — Do not face the day until you have faced God

google search…

Ingin menerima renungan Perspektif melalui e-mail? Daftarkan alamat e-mail Anda di sini:

Delivered by FeedBurner

Switch to our mobile site