Tubuhku Bait Roh Kudus

Posted by Perspektif — Februari 2012
Feb
10

Bacaan hari ini: 1 Korintus 6:12-20

“Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (1 Korintus 6:20)

Box jelly fish atau ubur-ubur kotak adalah hewan yang cantik, kecil dan kelihatan tidak berbahaya. Namun demikian, hewan ini mempunyai ribuan spektrum racun yang terkandung pada tentakelnya. Senjata andalannya adalah menjulurkan tentakel untuk menusuk siapa saja yang dianggap mengganggunya. Biasanya, sasarannya adalah para penyelam yang penasaran dengan hewan-hewan laut. Demikian juga seks bebas, pornografi, minuman keras, obat bius, dll, kelihatan tidak berbahaya; orang ingin mencobanya. Namun, betapapun menarik kelihatannya, semua hal tersebut mematikan, baik secara jasmani maupun rohani.

Kepada jemaat di Korintus, Paulus mengingatkan—sekalipun mereka hidup dalam anugerah Allah, mereka tidak boleh hidup menuruti hawa nafsu, alasannya:

Pertama, tubuh kita adalah bait Roh Kudus (ay. 19a). Kita sering sekali mendengar seseorang di gereja yang mengatakan, “Saya sebaiknya tidak berbohong atau mengatakan hal-hal yang kotor, karena saya ada di gereja. Mereka percaya bahwa gereja dianggap sebagai tempat suci, di mana tidak boleh ada sesuatu yang mencemarkannya. Benarkah? Ketika di gereja, kita tidak memaki orang, kita tidak melakukan tindakan asusila, dan tidak berbohong; mengapa kemudian kita melakukannya di luar gereja? Firman Tuhan mengatakan bahwa kita adalah bait Allah; kita adalah gereja; kita adalah tempat kudus–jika kita memahami firman Tuhan tersebut dengan benar dan meresponinya dengan serius, maka hal ini seharusnya nyata dalam hidup kita.

Kedua, setiap orang Kristen tidak memiliki hak atas tubuhnya, karena tubuhnya telah Tuhan beli; yakni dibayar lunas oleh darah Tuhan Yesus (ay. 20). Ini berarti, diri kita bukan milik kita lagi. Kita sudah menjadi milik Tuhan. Untuk itu, setiap orang tidak lagi menjadi budak dosa, tetapi menjadi hamba yang melayani Tuhan. Jika demikian, masihkah kita hidup sesuai dengan nafsu kedagingan kita? TIDAK. Kita harus memakai tubuh kita untuk mela-yani dan memuliakan Tuhan, karena tubuh kita adalah milik-Nya.

STUDI PRIBADI: Mari kita renungkan, apakah tubuh kita telah menjadi bait Roh Kudus? Bagaimana caranya kita dapat memuliakan Tuhan dengan tubuh kita?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah agar Tuhan menolong umat Kristen, khususnya para generasi muda, untuk tidak jatuh dalam dosa pornografi; sebaliknya, mereka hidup dalam kekudusan dan memuliakan Allah.

© Perspektif — Do not face the day until you have faced God

February 2012
S M T W T F S
« Jan   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
26272829  

google search…

Ingin menerima renungan Perspektif melalui e-mail? Daftarkan alamat e-mail Anda di sini:

Delivered by FeedBurner