Pentingnya Merenungkan Firman Tuhan

Posted by Perspektif — Februari 2012
Feb
27

Bacaan hari ini: 1 Timotius 4:13

“Sementara itu, sampai aku datang bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci, dalam membangun dan dalam mengajar.” (1 Timotius 4:13)

Kehidupan iman Kristen tidaklah dapat dipisahkan dari firman Tuhan (Alkitab), sebab segala kepercayaan iman Kristen bersumber darinya. Jika kita tidak setia dan tinggal dalam firman Tuhan, niscaya kehidupan iman Kristen kita juga tidak akan dapat bertumbuh dengan baik. Dampaknya, kita mudah diombang-ambingkan oleh berbagai pengajaran dan kehidupan praktis kita tidak akan sesuai dengan firman-Nya.

Dalam suratnya pada Timotius, Paulus mengingatkan bahwa ia harus bertekun dalam membaca Kitab-kitab Suci. Pentingnya bertekun dalam membaca Kitab Suci antara lain: Pertama, membentengi diri dari ajaran sesat. Paulus berpesan pada Timotius, “Sementara itu, sampai aku datang bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci” (ay. 13). “Sementara” apa? Jika kita membaca dari ay. 1 dan seterusnya, sampai ay. 13, maka kita akan menemukan, bahwa “sementara itu” menunjuk kepada tanggung jawab Timotius untuk terus memberitakan dan mengajar kebenaran iman Kristen dalam menghadapi situasi kritis yang sedang dihadapi jemaat Tuhan di Efesus, yaitu maraknya ajarat sesat dan perilaku hidup yang bertentangan dengan iman Kristen (ay. 1-4). Untuk mengatasi itu semua, Timotius harus tekun dalam merenungkan firman Tuhan (Alkitab).

Kedua, membaca Kitab Suci menumbuhan iman dan memurnikan kehidupan. Di tengah-tengah kehidupannya sebagai pemimpin jemaat di Efesus, Timotius tidak boleh lupa untuk merenungkan firman Tuhan karena firman Tuhan adalah “bahan bagi pertumbuhan iman dan memurnikan kehidupannya.” Karena itu, Paulus mendorong Timotius untuk setia dalam merenungkan firman Tuhan, agar ia sendiri dapat memurnikan hidupnya dan ajarannya. Bagaimana dengan kita?

Mari kita mendisiplin diri untuk membaca firman Tuhan dan setia pada ajaran yang sehat, agar pertumbuhan iman kita menjadi nyata. Jika kita memisahkan kehidupan iman kita dari merenungkan firman Tuhan, maka kita tidak akan memiliki kekuatan iman untuk menghadapi ajaran sesat dan tantangan kehidupan masa kini.

STUDI PRIBADI: Mengapa merenungkan firman Tuhan adalah begitu penting bagi kita? Apa jadinya jika orang percaya tidak setia dalam merenungkan firman Tuhan?
DOAKAN BERSAMA: Mari berdoa bagi orang Kristen agar mereka senantiasa rindu merenungkan firman Allah setiap hari, agar mereka semakin mengerti kehendak Allah dan dapat bertumbuh dalam iman kepada Sang Pencipta.

© Perspektif — Do not face the day until you have faced God

February 2012
S M T W T F S
« Jan   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
26272829  

google search…

Ingin menerima renungan Perspektif melalui e-mail? Daftarkan alamat e-mail Anda di sini:

Delivered by FeedBurner

Switch to our mobile site