Janganlah Melupakan Kebaikan Tuhan

Posted by Perspektif — Januari 2012
Jan
1

Bacaan hari ini: Mazmur 103:2

“Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!” (Mazmur 103:2)

Mazmur 103 merupakan salah satu nyanyian yang teramat agung dalam PL, di mana dalamnya menggambarkan belas kasihan dan kemurahan Tuhan yang begitu melimpah terhadap orang berdosa. Itulah sebabnya, pemazmur memerintahkan jiwanya untuk memuji Tuhan dengan tidak henti-hentinya. Apakah yang telah dilakukan Tuhan terhadap dirinya, sehingga pemazmur tak habis-habisnya memuji Tuhan?

Pertama, karena Tuhan telah mengampuni segala kesalahannya dan menyembuhkan segala penyakitnya (ay. 3). Memang sulit membuktikan, adakah keterkaitan antara sakit seseorang dengan dosa yang ia perbuat? Tetapi dalam Mazmur 32:3, pemazmur mengakui bahwa ketika ia mencoba menyembunyikan dosa-dosanya, “tulang-tulangnya menjadi lesu karena ia mengeluh sepanjang hari; sebab siang malam tangan Tuhan menekannya dengan berat, sumsumnya menjadi kering, seperti teriknya musim panas.” Selain itu, dalam Mazmur 107:17 juga dikatakan “Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakukan mereka yang berdosa.” Jadi, ada penderitaan dan sakit-penyakit yang disebabkan karena dosa. Oleh karena itu, jika kita berbuat dosa dan menyembunyikannya, hal itu merupakan suatu tindakan yang membahayakan diri kita, sebab disiplin Allah akan kita alami.

Kedua, karena Tuhan telah menebus hidupnya dari lobang kubur dan memahkotainya dengan kasih setia serta rahmat (ay. 4). “Lobang kubur” merupakan akhir dari perjalanan kehidupan manusia di dunia. Tempat ini merupakan lambang dari ketidakberdayaan dan kehinaan manusia. Tetapi oleh Tuhan, nasib buruk manusia diubah-Nya dengan kasih karunia dan rahmat-Nya. Karena itu, barangsiapapun yang ada di luar Tuhan, hidupnya akan sia-sia; dan hanya mereka yang ada di dalam Tuhan, hidupnya akan menjadi berarti. Bagaimana dengan hidup Anda?

Ketika memasuki tahun yang baru ini, marilah kita tidak melupakan segala kebaikan-Nya kepada kita. Lebih dari itu, marilah kita semakin hidup menyukakan hati Allah, karena kasih setia-Nya tidak pernah berkesudahan dalam hidup kita.

STUDI PRIBADI: Mengapa kita tidak boleh melupakan kebaikan Tuhan? Apa saja kebaikan yang telah kita terima dari Tuhan?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah kepada Tuhan dan naikkanlah syukur kepada-Nya karena segala kebaikan yang telah Dia berikan dalam hidup ini, sehingga kita masih diberi-Nya kesempatan untuk menjalani kehidupan ini dengan baik.

© Perspektif — Do not face the day until you have faced God

google search…

Ingin menerima renungan Perspektif melalui e-mail? Daftarkan alamat e-mail Anda di sini:

Delivered by FeedBurner

Switch to our mobile site