Mengenal Allah

Editorial Mei 2012
Puji syukur kepada Tuhan, jika oleh kemurahan-Nya kita masih diberikan kekuatan untuk menjalani kehidupan ini, sekalipun berbagai persoalan hidup menimpa kita. Namun demikian, kita tidak perlu tinggal dalam kekuatiran, sebab kita memiliki Allah yang hidup, yang ber-daulat dan juga mengatur segala sesuatu dengan hikmat-Nya yang tidak mungkin salah.

Karena itu, dalam sepanjang bulan Mei ini kita akan mencoba mengenal Allah yang kita sembah; sehingga kehidupan iman kita tidak mudah diombang-ambingkan oleh berbagai godaan dan pencobaan hidup yang sedang menerpa. Ada sejumlah alasan mendasar bagi kita untuk mengenal Allah, antara lain:

Pertama, Allah sendiri menghendaki agar kita mengenal-Nya dengan benar. Ketika bangsa Israel dipimpin Tuhan melalui Musa keluar dari tanah perbudakan di Mesir, Ia memerintahkan mereka untuk beribadah kepada-Nya di gunung Sinai. Di sana Tuhan memberikan hukum-Nya, yang kita kenal dengan sebutan “10 Perintah Allah.” Dalam perintah itu, Tuhan menyatakan dengan tegas, “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku… Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun…,” dan seterusnya (Kel. 20:3-8). Melalui perintah tersebut, bangsa Israel diharapkan bisa mengerti siapa Allah yang disembah, sehingga mereka tidak menyamakan begitu saja Allah Israel dengan ilah-ilah bangsa lain; terutama ilah-ilah Mesir di mana mereka telah sekian lama hidup bersama, dan juga berinteraksi dengan kepercayaan orang-orang Mesir itu.

Kedua, pengenalan tentang Allah yang benar akan menolong kita untuk menjalani kehidupan ini dengan penuh pengharapan dan sesuai kehendak-Nya. Dalam kisah kehidupan bangsa Israel, Allah seringkali mengajar mereka agar mengenal Allah dengan benar. Tujuannya adalah, agar mereka hidup sesuai kehendak Allah dan mengalami rahmat-Nya. Namun bangsa Israel seringkali gagal untuk hidup berkenan kepada Allah. Penyebabnya adalah karena mereka tidak mengenal Allah dengan benar.

Melalui Nabi Hosea, Allah telah menyatakan kesalahan mereka, yaitu mereka gagal mengenal Allah dengan benar. Allah berfirman: “Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu” (Hos. 4:6). Para imam yang seharusnya mengajarkan pengenalan akan Allah telah gagal menuntun umat Israel mengenal Allah dan kehendak-Nya dalam kehidupan mereka; akibatnya, Allah murka atas mereka. Itulah sebabnya, sebagai umat-Nya yang hidup pada masa kini, kita perlu mengenal Allah dengan benar, agar hidup kita sepadan dengan kehendak-Nya dan tidak serupa dunia. Amin. *

 

May 2012
S M T W T F S
« Apr    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

google search…

Ingin menerima renungan Perspektif melalui e-mail? Daftarkan alamat e-mail Anda di sini:

Delivered by FeedBurner