Membaca Renungan Perspektif dengan Pola “Lectio Divina”

Editorial FEBRUARI 2017
Apa itu “Lectio Divina”? Lectio Divina adalah istilah bahasa Latin yang berarti “Pembacaan Ilahi,” yang menunjuk pada sebuah teknik berdoa (saat teduh) dengan pembacaan Kitab Suci, yang memang-gil umat Tuhan untuk mempelajari, menyelami dan mendengarkan, dan yang pada akhirnya diikuti dengan berdoa dari firman Tuhan yang dibaca. Bagaimana secara praktis, kita dapat melakukannya?

Pada umumnya Lectio Divina dibagi menjadi 4 tahapan, yaitu (1) Lectio (Reading – Membaca); (2) Meditatio (Reflecting – Merenungkan); (3) Oratio (Responding – Merespon), dan (4) Contemplatio (Listening to God – Mendengarkan Perintah Allah). Masing-masing tahapan itu dapat kita kerjakan sebagai berikut:

(1) LECTIO – Sebelum Anda membaca “bacaan harian teks Alkitab” yang tercantum dalam renungan harian PERSPEKTIF, mulailah terlebih dahulu dengan doa, memohon pencerahan dan tuntunan Allah Roh Kudus untuk mengajarkan kepada Anda kebenaran firman Tuhan. Setelah itu, Anda dapat membaca teks Alkitab “bacaan hari ini,” secara perlahan dan jika perlu dilakukan pengulangan; kemudian Anda melanjutkannya dengan membaca bahan renungan PERSPEKTIF tentang teks tersebut.

(2) MEDITATIO – Setelah Anda membaca teks Alkitab dan bahan renungan tersebut, selanjutnya cobalah merenungkan teks maupun bahan renungan itu kembali dengan mencoba menerapkannya dalam kehidupan Anda, hal-hal apa saja yang perlu dan harus Anda lakukan; khususnya dalam hubungannya dengan pribadi Anda.

(3) ORATIO – Setelah mendapatkan beberapa poin penting firman Allah, khususnya bagi pertumbuhan karakter, sikap atau kerohanian Anda, maka ambilah waktu teduh dan berdoalah kepada Allah untuk pertolongan-Nya untuk menyimpan firman itu dalam hati Anda. Berdoalah agar Tuhan mengoreksi dan membuka hati Anda untuk menerapkan firman-Nya.

(4) CONTEMPLATIO – Di dalam doa yang Anda lakukan; biarkan Tuhan memberikan impresi (sebuah kesan dalam hati Anda) untuk Anda menyadari bahwa itulah perintah yang Tuhan berikan untuk Anda kerjakan. Janganlah terburu-buru menyudahi doa Anda, sediakanlah beberapa menit untuk menghayati dan merasakan kehadiran Tuhan dalam waktu teduh Anda.

Setelah Anda menyelesaikan tahapan ini, mulailah dengan sebuah komitmen untuk mengerjakannya (OPERATIO). Anda dapat mencatat apa yang menjadi komitmen Anda dalam mengerjakan firman Tuhan sebagai pengingat, agar Anda tidak melupakan apa yang Tuhan telah perintahkan. Kiranya Anda dapat bertumbuh dalam pembacaan firman Tuhan bersama renungan harian PERSPEKTIF ini. Tuhan memberkati! *

February 2017
S M T W T F S
« Jan    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

google search…

Ingin menerima renungan Perspektif melalui e-mail? Daftarkan alamat e-mail Anda di sini:

Delivered by FeedBurner