Kamis, 24 Juni 2010
Transformasi

Bacaan hari ini: Roma 12:1-2
“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu...” (Roma 12:2a)

Banyak orang Kristen mengartikan ibadah sebagai suatu kegiatan yang hanya dilakukan di gereja, pada hari Minggu. Setelah ibadah selesai, orang Kristen meninggalkan gereja dan kembali beraktifitas di masyarakat. Yang menyedihkan adalah, apa yang dilakukan oleh orang-orang Kristen dalam masyarakat, sepertinya tidak berkaitan dengan iman mereka. Padahal, dalam Roma 12:1-2, Paulus menekankan bahwa ibadah yang hidup harus diwujudkan dalam dua hal:

Pertama, menjaga pola laku hidup kita agar tidak tercemar oleh dunia. Dalam Roma 12:2a, Paulus berkata agar “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini,” maksudnya adalah, jangan membiarkan diri kita secara aktif dibentuk oleh kebiasaan-kebiasaan, cara berpikir, dan nilai-nilai dunia. Sebab, jika hal ini terus berlangsung, lama-kelamaan, hidup orang percaya akan tercemar oleh dunia, sehingga pola lakunya tidak akan jauh berbeda dengan dunia. Dalam 2 Timotius 2:20, Paulus mengatakan, “Jika seorang menyucikan diri dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.”

Kedua, memperbaharui budi. Dalam Rm.12:2b Paulus berkata: “Tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu.” Kata pembaharuan (transformasi) di sini adalah suatu perubahan yang berawal dari perubahan dalam cara berpikir, terus berlanjut pada perubahan kecenderungan hati, dan akhirnya pada inner being (batiniah seseorang). Bagaimana kita bisa tahu bahwa seseorang telah mengalami pembaharuan budi? Salah satunya adalah munculnya kepekaan untuk mengetahui kehendak Tuhan: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah yang sempurna.

Saat ini, manusia hidup dalam dunia yang serba relatif dan membingungkan. Karena itu, tanpa mengerti kehendak Tuhan dalam hidup kita, hidup kita akan tersesat, tanpa arah. Salah satu cara mengerti kehendak Tuhan adalah mengalami pembaharuan budi. Sudahkah Anda mengalami pembaruan budi?

STUDI PRIBADI: Apa pentingnya pembaruan budi bagi orang percaya? Apa saja dampak yang dihasilkan olehnya?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi setiap orang Kristen agar mereka memiliki pembaruan budi menurut firman Allah, sehingga kehidupan dan cara berpikir mereka mampu menerangi kegelapan dunia, juga menjadi berkat bagi diri mereka sendiri.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2010 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami