Sabtu, 27 Maret 2010
Ketaatan kepada Hukum Allah

Ayat Bacaan: Mazmur 119:41-56
“Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya.” (Mazmur 19:10)

Taatilah hukum dan tegakkanlah keadilan, itulah amanat Tuhan yang diserukan nabi Yesaya pada orang Israel. Kemudian, Ia meneruskan kalimat-Nya dengan, “Sebab sebentar lagi akan datang keselamatan yang dari pada-Ku, dan keadilan-Ku akan dinyatakan” (Yes. 56:1). Ayat ini berarti, sekiranya orang Israel taat kepada hukum (Taurat) yang Allah telah berikan kepada mereka dan berusaha menegakkan keadilan, maka Allah sendiri akan datang menegakkan keadilan dan membawa keselamatan bagi mereka. Oleh karena itu, alangkah pentingnya jika kita dapat menaati perintah Allah dan melakukannya.

Kemudian dalam ayat 2 ditulis, “Berbahagialah orang yang melakukan perintah-Nya dan anak manusia yang berpegang kepada-Nya... dan menahan diri dari setiap perbuatan jahat.” Hal ini menyatakan bahwa orang yang berpegang pada hukum Allah, akan dapat menahan dirinya dari segala perbuatan jahat dan tidak main hakim sendiri atau menghalalkan segala macam cara. Keadilan adalah dasar hukum yang harus diperjuangkan oleh siapa saja, secara terus-menerus. Oleh karenanya, tanpa keadilan, hukum pun akan menjadi sia-sia. Sekalipun di dunia ini tidak ada hukum yang sempurna dan tidak ada keadilan yang memuaskan, namun itu sama sekali tidak berarti bahwa hukum dapat dikesampingkan dan keadilan boleh dipermainkan. Allah, sang Maha Adil, yang kelak akan meluruskan segala-galanya.

Bertindak tidak adil adalah melawan hukum Allah. Maka, siapapun yang melakukannya akan menyesal di kemudian hari. Ketidaktaatan dan pemberontakan kepada Allah hanya akan mendatangkan berbagai masalah dan kesulitan bagi orang-orang yang melakukannya, dan mereka akan kehilangan kebaikan Tuhan dalam hidupnya. Apabila kita ingin memiliki kebaikan dan damai sejahtera dalam hati kita, maka kita harus belajar taat kepada firman Allah yang hidup, yang menjadi dasar hukum setiap orang beriman. Marilah kita mulai berpegang teguh pada firman-Nya, sehingga kita dikuatkan dan dimampukan hidup dalam kebenaran-Nya.

STUDI PRIBADI: Mungkinkan keadilan dan hukum dipisahkan? Apa yang terjadi jika hukum ditegakkan tetapi keadilan diabaikan?
DOAKAN BERSAMA: Berdoa bagi jemaat Tuhan yang duduk dalam lembaga pemerintahan agar mereka dapat menjalankan tanggung jawab mereka dengan benar untuk menegakkan keadilan dan menciptakan kesejahteraan rakyat.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2010 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami