Ayat Bacaan: 2 Korintus 5:17 (lanjutan)
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5:17)
Paulus tidak hanya menjelaskan tentang “the author of changing” atau the value of changing,” tetapi juga tentang “the process of changing” dalam hidupnya. Ia berkata bahwa, “yang lama sudah berlalu, yang baru sudah datang.” Ketika Paulus mengatakan kalimat ini, harus dipahami bahwa ia tidak bermaksud mengatakan bahwa dirinya sudah sempurna. Dalam Filipi 3:12, ia mengakui bahwa ia masih tidak sempurna. Lalu, apa artinya kalimat ini?
Orang Kristen hidup dalam suatu kondisi “already but not yet.” Yang lama sudah berlalu tapi belum 100 % berlalu, sebab kita masih hidup dalam daging yang bisa berdosa; yang baru sudah datang tapi belumlah 100% sempurna, sebab Kristus belum datang kedua kalinya. Inilah paradoks hidup orang Kristen. Memang, Kristus tidak merubah seseorang secara instan tetapi secara perlahan melalui proses pengudusan seumur hidup. Bahkan, dalam Roma pasal 7, kita melihat pergumulan Paulus setelah ia bertobat. Apa yang baik, ia tidak mampu lakukan, dan apa yang jahat, justru ia lakukan. Kita pun sering mengalami hal yang demikian bukan?
Hidup “dalam Kristus” adalah hidup yang berada dalam proses perubahan yang seringkali disertai dengan konflik batin dan peperangan rohani. Hanya orang yang sudah dalam Kristus saja yang mengalami pergumulan tentang dosa, sebab di luar Kristus, manusia tidak merasakan peperangan rohani ini. Bagaimana kita bisa mengalami perubahan hidup dalam proses pengudusan ini? Seperti yang Yesus katakan, bahwa di luar Dia, kita tidak mampu berbuat apa-apa! Hidup dalam Kristus berarti hidup dalam firman-Nya. Kristus, melalui Alkitab, merubah hidup kita (Yoh. 17:17). Jika kita tidak pernah tinggal dalam firman Allah, maka perubahan itu tidak pernah terjadi dalam hidup kita. Jangan putus asa dengan kegagalan karena perubahan hidup adalah proses seumur hidup. Karena itu, marilah kita memiliki cara pandang dan penilaian yang benar tentang diri kita, yang sudah berada di dalam Kristus. Hiduplah sesuai firman-Nya.
STUDI PRIBADI: Bagaimana sebenarnya kondisi kita sebagai orang yang sudah berada dalam Kristus? Apa yang harus kita lakukan agar kita bisa mengalami pertumbuhan rohani yang baik dan benar?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi jemaat supaya mereka jemaat hidup berdasarkan perkataan firman Tuhan, sehingga jemaat mengalami pertumbuhan rohani yang baik dan benar, di dalam diri Tuhan Yesus sendiri.
Renungan sebelumnya
|
Renungan selanjutnya
|
Index