Kamis, 18 Maret 2010
Ciptaan Baru Dalam Kristus (1)

Ayat Bacaan: 2 Korintus 5:17
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5:17)

Konteks ayat terkenal ini sebenarnya pertama-tama ditujukan bagi diri Paulus sendiri. Ayat ini merupakan semacam suatu pembelaan diri terhadap kerasulan Paulus yang sering diragukan orang, sebab ia dulunya adalah seorang penganiaya jemaat. Dalam ayat ini, Paulus bicara tentang perubahan dirinya, bahwa ia sekarang adalah manusia yang baru. Ada beberapa hal penting yang Paulus hendak sampaikan tentang perubahan dirinya.

Pertama, ia berbicara tentang “the author of changing,” yaitu Kristus. Istilah “di dalam Kristus” (en Christos) merupakan kata kunci penting dalam surat-surat Paulus. Paulus tidak pernah berjumpa Kristus selama Kristus masih hidup, tetapi justru setelah Kristus bangkit. Itulah sebabnya Paulus menjadi rasul dengan cara yang berbeda dengan para rasul lainnya. Apa istimewanya Kristus bagi Paulus? Bukankah Yesus Kristus adalah musuh bagi Paulus?

Di sini Paulus berkata bahwa Kristus yang dulunya dianggap musuh, justru Dialah yang merubah hidupnya. Paulus belajar Taurat, tetapi bukan Taurat yang mengubah hidupnya. Istilah “di dalam Kristus” dalam ayat ini menunjukkan kesadaran Paulus bahwa ia membutuhkan Kristus untuk mengubah hidupnya. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan Yesus di dalam Yohanes 15:1-8, bahwa di luar Kristus, kita tidak dapat berbuat apa-apa. Manusia, dalam banyak hal, dapat mengubah apapun dalam situasi hidupnya sehingga hidup menjadi lebih mudah. Tetapi, Alkitab mengatakan bahwa manusia tidak bisa mengubah dirinya sendiri karena manusia sudah berdosa. Adalah salah besar jika berpikir bahwa dengan ilmu pengetahuan, kekayaan, gelar, dsb. bisa mengubah manusia. Dewasa ini diperkenalkan suatu metode mengubah diri dengan cara instant melalui hypno-therapy. Kelihatannya, cara ini berhasil mengubah kebiasaan-kebiasan buruk seseorang, tapi sebenarnya hanya manipulasi alam bawah sadar manusia dan tidak pernah membereskan dosa manusia. Perubahan yang sejati hanya ada “di dalam Kristus”, seperti yang terjadi dengan Paulus.

STUDI PRIBADI: Darimanakah sebenarnya perubahan sejati yang terjadi dalam diri kita? Apa saja usaha manusia yang termasuk dalam manipulasi perubahan diri?
DOAKAN BERSAMA: Berdoa bagi jemaat agar setiap kita tidak terjebak dalam manipulasi manusia tentang perubahan diri yang instan dan mengabaikan peran Tuhan di dalam hidup. Kiranya Tuhan memberikan kepada hikmat yang benar dalam hal ini.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2010 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami