Rabu, 10 Maret 2010
Orang-orang Kudus

Ayat Bacaan: Efesus 1:1-2
“Dari Paulus, rasul Kristus Yesus oleh kehendak Allah, kepada orang-orang kudus di Efesus, orang-orang percaya dalam Kristus Yesus.” (Efesus 1:1)

Pada awal suratnya, rasul Paulus cukup sering menyapa jemaat yang menerima suratnya sebagai “orang-orang kudus” (Ef. 1:1; Rm. 1:7; 1Kor. 1:2; 2Kor. 1:1; Flp. 1:1; Kol. 1:2). Bagi kita, sapaan ini mungkin sedikit menakutkan. Kita tidak terlalu suka jika disebut sebagai orang-orang kudus karena kita memiliki suatu bayangan tersendiri tentang orang kudus yang sudah melekat di kepala kita. Kita memandang “orang-orang kudus” ini seperti malaikat—istilah kekinian yang sering dipakai seperti manusia setengah dewa; tidak bercela, tidak bersalah, sempurna adanya. Begitu kudus jika dibandingkan dengan kita; begitu tidak serupa dengan manusia biasa. Namun, orang kudus dalam PB tidaklah seperti itu. Mereka adalah orang-orang seperti layaknya kita. Orang-orang kudus adalah orang-orang yang bergumul dengan masalah-masalah dalam keluarga, masalah dalam pekerjaan, bahkan masalah emosional dan spiritual. Mereka adalah orang-orang biasa, seperti Anda dan saya.

Namun, ada hal yang luar biasa tentang diri mereka. Mereka berbeda karena mereka dipisahkan untuk Allah. Itulah arti “orang kudus”, “seorang yang dipisahkan.” Dalam bahasa Yunani, kata untuk “orang kudus” berasal dari kata untuk “kudus.” Dan kudus berarti berbeda, lain, murni, dipisahkan untuk Allah. Karakteristik penting dari seorang kudus adalah kesetiaan— orang-orang kudus tidak pernah menyerah. Mereka tidak pernah berhenti menjadi orang Kristen. Karena, orang-orang Kristen—orang-orang kudus ini disebut, telah dimeteraikan oleh Roh Kudus; oleh karena itulah, kita tidak bisa berhenti menjadi tidak beriman kepada Kristus. Roh Kudus membuat kita tetap setia kepada Allah. Kesetiaan itulah tanda dari seseorang yang percaya kepada Kristus.

Bila demikian, ketika Tuhan mendapati kita setia kepada Kristus, maka kita pun dilayakkan sebagai orang-orang kudus. Puji Tuhan, suatu karunia yang begitu luar biasa Tuhan telah berikan kepada kita. Maka, marilah kita hidup berpadanan dengan panggilan tersebut, yakni kita telah dipisahkan untuk Allah, dan setia seumur hidup kepada Kristus.

STUDI PRIBADI: Apa arti kata “orang-orang kudus?” Apa saja tanda-tanda yang nampak dari mereka yang disebut oleh Paulus sebagai orang-orang kudus?

DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi orang Kristen agar setiap kita dimampukan untuk mengerti kasih karunia Allah yang telah memanggil diri kita kepada diri-Nya, sehingga kita dapat hidup setia dan taat hanya kepada-Nya.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2010 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami