Rabu, 27 Januari 2010
Dengarkanlah Aku!

Ayat Bacaan: Lukas 10:38-42
“Tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.” (Lukas 10:42)

Mungkin pernyataan ini sudah tidak asing lagi di telinga kita, “Banyak mendengar, sedikit bicara.” Pernyataan ini ditujukan agar kita lebih memperhatikan dan mendengarkan orang yang berbicara kepada kita (menjadi pendengar yang baik). Namun, dalam kenyataannya, kita sulit menjadi pendengar yang baik, baik ketika kita mendengarkan orang lain berbicara, maupun ketika kita mendengarkan firman Tuhan. Kita lebih suka bicara ini-itu, mau begini-begitu, sehingga tidak memberi kesempatan bagi orang lain untuk bicara, atau firman Tuhan berbicara.

Marta memang tidak banyak bicara tetapi sibuk dengan pekerjaannya. Sebagai tuan rumah, Marta memang adalah tuan rumah yang baik karena ia melayani dan menjamu Tuhan Yesus serta murid-murid-Nya, dengan baik. Semua yang dilakukan Marta adalah baik. Namun demikian, ketika ia datang dan berkata kepada Yesus (ay. 10), Yesus justru tidak memujinya, melainkan mengingatkannya, bahwa apa yang dilakukan Marialah yang terbaik, karena ia memilih untuk mendengarkan firman-Nya. Dengan kata lain, Yesus mau mengajarkan bahwa melayani itu baik, tetapi yang terbaik adalah mendengarkan firman Tuhan. Sebagai pengikut Tuhan, memang harus melayani, tapi jangan sampai pelayanan menjadi kesibukan, yang akhirnya membuat kita tidak mengutamakan Tuhan dan mendengarkan firman-Nya.

Perkataan Yesus ini juga menyatakan tentang prioritas utama dalam pelayanan, yaitu Tuhan dan firman-Nya. Bukan itu saja; perkataan Yesus ini secara implisit mengajarkan untuk menggunakan waktu dan kesempatan untuk duduk diam dan mendengarkan perkataan-Nya; sebab, waktu itu, kunjungan Yesus ke rumah Marta, jarang terjadi. Bagaimana dengan kita? Apakah kita terlalu sibuk dengan pekerjaan kita atau terlalu sibuk melayani sehingga tidak memiliki waktu untuk dilayani Allah (mendengarkan firman) melalui ibadah dan saat teduh kita? Tuhan tidak ingin kita melayani-Nya tanpa kita sendiri mengenal dan hidup dalam firman-Nya. “Dengarkanlah Aku,” itulah kerinduan hati Tuhan Yesus.

STUDI PRIBADI: Mengapa pelayanan seseorang dapat berubah menjadi kesibukan, yang pada akhirnya melupakan Tuhan, yang dilayaninya? Jelaskan!

DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi para aktivis/pekerja gereja agar mereka tidak terjebak pada rutinitas pelayanan yang membuat mereka merasa sudah bersekutu dan mendengarkan Tuhan, tanpa lagi perlu bersaat teduh.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2010 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami