Kamis, 14 Januari 2010
Seandainya Aku Bisa...

Ayat Bacaan: 1 Tesalonika 5:18
“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tesalonika 5:18)

Mungkin, kalimat “seandainya aku bisa” inilah yang pertama kali muncul menjadi respon kita ketika membaca ayat ini: “Mengucap syukurlah dalam segala hal.” Secara teori, kita semua sudah tahu, atau mungkin ada di antara kita bisa menghafalkannya. Bahkan kita sudah berdoa cukup lama untuk meminta hal ini kepada Tuhan. Tetapi, harus jujur diakui, kondisi sekitar dan kesulitan hidup, terkadang membuat kita sulit untuk mengucap syukur.

Kita percaya bahwa Tuhan, sebagai sumber firman ini, tahu bahwa banyak hal di dalam hidup ini yang membuat manusia sulit bersyukur. Jika demikian, mengapa Dia tetap meminta kita untuk bersyukur dalam segala hal (termasuk dalam segala kondisi, situasi, dan waktu)? Apa yang Tuhan maksudkan agar kita senantiasa bersyukur?

Pertama, Tuhan ingin kita belajar peka melihat karya-Nya dalam dunia ini, di dalam segala kondisi dan waktu. Inilah yang dinyatakan dalam Roma 8:28 bahwa Allah turut bekerja (sampai sekarang) dalam segala sesuatu. Ia terus-menerus bekerja dalam sejarah kehidupan manusia. Maka itu, mari mulai hari ini kita belajar mengarahkan mata, telinga, dan hati untuk melihat dan mengenali karya Tuhan di dalam segala sesuatu yang terjadi; sehingga ketika kita melihat semua perbuatan Tuhan yang Ia kerjakan dalam semua aspek kehidupan kita, di saat itulah, kita mampu bersyukur dan bersukacita senantiasa.

Kedua, Tuhan ingin kita belajar percaya, bahwa Ia adalah Tuhan yang baik dan berkuasa untuk mendatangkan kebaikan bagi setiap anak-anak-Nya. Tidak ada hal yang terjadi di dalam dunia ini yang tidak Tuhan kontrol dan kuasai. Semuanya ada di dalam kedaulatan dan kuasa Tuhan kita yang baik. Maka, ketika pencobaan dan kesulitan datang menerpa hidup, Tuhan ingin kita belajar percaya bahwa Tuhan ada dan Tuhan sedang bekerja. Ia akan menyertai dan membimbing kita menuju kepada kebaikan yang Ia telah sediakan bagi kita. Dengan percaya akan hal ini, kita akan sanggup untuk bersyukur senantiasa.

STUDI PRIBADI: Apa maksud Tuhan dengan meminta kita untuk bersyukur senantiasa? Apa arti “bersyukur” menurut pendapat Anda?

DOAKAN BERSAMA: Mari kita berdoa memohon kepekaan supaya kita dapat melihat Tuhan dalam segala hal dan memohon iman agar kita dapat percaya kepada-Nya dalam segala hal. Apapun yang terjadi pada diri kita, senantiasalah bersyukur.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2010 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami