Senin, 04 Januari 2010
Pertanyaan Kehidupan yang Terbesar

Ayat Bacaan: Yohanes 21:15-19
“Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” (Yohanes 21:15)

Berapa banyak orang yang saudara ketahui dapat meyakinkan bahwa mereka benar-benar mempunyai kasih yang terdalam kepada Yesus Kristus? Tentu, mereka bisa mengatakan bahwa mereka mengasihi Tuhan. Akan tetapi, kasih yang sejati kepada Tuhan tidak dapat disembunyikan dan tidak bertentangan dengan imannya.

Salah satu pertanyaan pribadi yang diajukan Yesus kepada Petrus adalah, “Apakah kamu mengasihi Aku?” Walaupun pertanyaan ini ditujukan pada Petrus, ini juga berlaku bagi kita. Apakah kita mengasihi Yesus? Apa buktinya? (1) Kehidupan kita akan menyatakannya. Ketika Yesus bertanya kepada Petrus, Dia tahu bahwa Petrus mengasihi Dia, dan itu terlihat dalam kehidupannya. Demikian juga kita; jika kita benar-benar mengasihi Yesus, maka kehidupan kita akan mewujudkan kualitas kasih itu kepada Kristus (terus-menerus) dan keterlibatan kita dalam ketaatan. Bahkan, wujud kasih itu mendorong kita mengasihi Dia apapun risikonya; termasuk dampaknya terhadap hidup orang lain. Inilah kasih Petrus kepada Kristus, yang telah mendorongnya untuk taat kepada-Nya dan juga mempengaruhi kehidupan orang lain, menjadi berkat bagi mereka.

(2) Yesuslah yang utama. Jika kita mengasihi Kristus, maka Dia harus menempati posisi pertama dalam pikiran dan penyembahan kita. Ketika Petrus menyadari Yesus menempati posisi pertama dalam kehidupannya, pikirannya diubahkan. Baginya, Yesus Kristus adalah yang utama walau dia harus mati untuk-Nya (ay.19).

(3) Melayani Dia. Jika kita mengasihi Kristus, maka kita harus melayani Dia dengan: (a) kerelaan hati (willingly). Kita harus rela melayani Dia yang terlebih dulu melayani kita. (b) sukacita (joyfully), dalam segala keadaan (Kis. 5:41). (c) setia (faithfully) (ay.18). Karena kasih kepada Yesus Kristus, para murid tetap melayani Tuhan meskipun mereka keluar masuk penjara, atau berada di kota besar dan desa; di manapun, mereka memakai setiap kesempatan untuk melayani Dia. Di tahun 2010 ini, kita awali dengan satu tekad dan komitmen baru untuk lebih mengasihi Dia.

STUDI PRIBADI: Apa bukti bahwa kita mengasihi Tuhan Yesus? Apakah pengalaman iman Petrus dapat menjadi teladan bagi kita? Jelaskan!

DOAKAN BERSAMA: Berdoa bagi jemaat Tuhan agar pimpinan Tuhan dalam proses pertumbuhan iman, bisa nyata dalam kehidupan mereka dari hari ke hari, sehingga mereka dapat mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2010 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami