Ayat Bacaan: 1 Raja-raja 17:7-16 (lanjutan)
“Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya
dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.” (Mazmur 55:23)
Alkitab memberi 2 gambaran besar bagaimana pemeliharaan Allah nyata atas umat-Nya. Pertama, Allah memelihara umat-Nya melalui kejadian dan peristiwa yang luar biasa. Contohnya: (a) Orang Israel diselamatkan dari prajurit Firaun. Melalui Musa, Allah bekerja dengan mujizat membelah Laut Teberau yang menjadi jalan bagi orang Israel, untuk menghindari kejaran tentara Firaun. Setelah orang Israel lewat, air laut itu kembali tertutup, sehingga tentara Firaun mati semuanya (Kel. 14:15-31). (b) Lainnya adalah Sadrakh, Mesakh, dan Abednego yang dipelihara dan diselamatkan oleh Allah dari perapian yang menyala-nyala, sehingga Nebukadnezar memuji Allah: “Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya, dan melanggar titah raja, dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah allah mana pun kecuali Allah mereka” (Dan. 3:28). Masih banyak contoh lainnya yang dapat kita temukan di dalam Alkitab mengenai kisah-kisah seperti ini.
Kedua, Allah memelihara umat-Nya melalui kehadiran hamba-hamba-Nya dengan pergumulan hidup sehari-hari. Contohnya: Elia dengan Janda di Sarfat. Elia dipakai oleh Tuhan untuk memelihara kehidupan si Janda di Sarfat. Secara penampilan, mungkin Elia tidak nampak seperti orang kaya yang mampu memberikan kehidupan kepada si Janda ini. Hanya dengan percaya perkataan Elia, maka si Janda ini boleh mengalami pemeliharaan Allah selama beberapa waktu (1Raj. 17:15). Demikian juga kisah-kisah lain semacam ini yang dapat ditemukan dalam bagian Alkitab yang lain.
Pelajaran rohani apa yang bisa kita ambil dari kisah ini? Allah memang bisa memakai hal-hal yang natural ataupun supranatural untuk memelihara kehidupan umat-Nya. Namun tidak jarang juga Allah memakai orang-orang yang ada di sekitar kita, khususnya mereka yang mengasihi dan melayani Allah dengan sepenuh hati, untuk menjadi sarana Allah memelihara hidup kita. Percayakah Anda akan hal ini?
STUDI PRIBADI: Apa saja wujud pemeliharaan Allah atas seseorang? Apa yang menjadi alasan, bahwa kebaikan yang terjadi pada kita adalah pemeliharaan Allah?
DOAKAN BERSAMA: Berdoa bagi jemaat yang sedang menghadapi masalah hidup, agar mereka tetap berharap dan bersandar hanya pada kekuatan Tuhan yang memimpin hidup mereka. Pemeliharaan-Nya adalah yang terbaik.
Renungan sebelumnya
|
Renungan selanjutnya
|
Index