Minggu, 06 Desember 2009
Buah Roh Kudus

Ayat Bacaan: Galatia 5:1-26
“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu.” (Amsal 3:5a)

Bagi orang Kristen, kemajuan rohani seseorang tidaklah dapat dinilai dari penampilan eksternal yang bersifat lahiriah, yang ditunjukkan di hadapan orang lain, baik dalam kelakuan, pelayanan atau persembahan, melainkan dinilai dari kemajuan internal rohani, yang tidak nampak dari luar. Pertumbuhan ini seperti pertumbuhan sebuah pohon yang sehat, yang pada saatnya, otomatis berbuah. Kita harus menuntut kelimpahan di dalam Roh Kudus, agar rohani kita bertumbuh dengan subur, sehingga secara otomatis ia akan menghasilkan buah-buah rohani.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tahu bahwa bukan anak-anak Tuhan saja yang dapat menyatakan kasihnya kepada sesamanya. Demikian juga dengan sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, dsb. Namun, hal ini jelas berbeda dengan buah Roh yang diungkapkan Paulus di atas. Orang-orang duniawi, mereka berusaha untuk menyatakan kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri, dengan kekuatan dan usaha mereka sendiri, atau berusaha mengubah sesuatu yang bersifat internal dari pernyataan eksternal; tetapi bagi kita anak-anak Tuhan, justru kebalikannya.

Bagi anak Tuhan, yang seharusnya kita prioritaskan ialah penuntutan kelimpahan dalam kerohanian, pada saat Roh Kudus memenuhi hati kita dan menguasai setiap aspek kehidupan kita, sehingga secara otomatis buah Roh itu akan keluar. Apa artinya, seseorang yang mempercantik diri secara lahiriah, tapi tubuhnya terus sakit-sakitan. Kehidupan anak-anak Tuhan, bukan suatu kehidupan yang terus terikat dengan berbagai macam Taurat dan peraturan; atau suatu kehidupan yang setiap hari dibingungkan dengan berbagai usaha untuk memperbaiki diri supaya menjadi orang yang berpenampilan penuh kasih, sabar, lemah lembut dsb; melainkan, ketika firman Tuhan memenuhi hati kita, Roh Kudus menguasai seluruh bagian kehidupan kita, maka secara otomatis kita akan dapat menghasilkan buah Roh Kudus dalam kehidupan.

STUDI PRIBADI: Apa perbedaan antara kasih, sukacita dan penguasaan diri yang dihasilkan orang percaya dengan mereka yang belum percaya dalam Tuhan Yesus?

DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi setiap orang Kristen agar setiap kita hidup berlimpah dalam kepenuhan Roh Kudus, sehingga kehidupan kita menghasilkan buah rohani yang baik dan berkenan di hadapan Allah.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2010 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami