Ayat Bacaan: Keluaran 6:1-12 (lanjutan)
“Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: Akulah TUHAN.” (Keluaran 6:1)
Dalam renungan hari kemarin, kita telah kembali diingatkan bahwa Dialah Tuhan yang berkuasa dan berdaulat dalam kehidupan kita; dan Dia juga adalah Allah yang setia kepada janji-Nya. Hari ini, kita belajar bahwa, “Dia adalah Tuhan yang mau mengikatkan diri dan berelasi dengan umat-Nya.”
Tuhan membebaskan Israel dari perbudakan Mesir untuk menjadikan mereka umat-Nya yang menyembah, mengenal, dan memuliakan-Nya. Ini berarti, Israel adalah milik Tuhan, dan Dia adalah Tuhan mereka. Di dalam relasi inilah, Israel akan menikmati hidup yang sejati dan penuh berkat yang berbeda dengan ketika mereka diperbudak di Mesir. Tuhan menunjukkan relasi ini sepanjang perjalanan mereka menuju ke tanah Kanaan, bahkan ketika Israel menikmati hidup di tanah Kanaan.
Tetapi sayangnya, walaupun bangsa Israel melihat semua perbuatan ajaib dari Tuhan yang membebaskan mereka dari Mesir dan menikmati berkat pemeliharaan-Nya setiap hari, ternyata, banyak dari antara mereka yang masih tidak percaya kepada Tuhan. Banyak dari mereka yang cepat bersungut-sungut ketika mengalami kesulitan, ketika dihadapkan dengan musuh yang kuat, bahkan, mereka ingin kembali ke Mesir dan hidup dalam perbudakan. Mereka tidak semakin mengenal Tuhan, sebaliknya, malah berpikir yang tidak baik tentang Tuhan.
Hendaknya, hal ini menjadi pelajaran berharga bagi kita sebagai umat Tuhan yang membaca firman ini. Sebagai umat Tuhan, relasi kita dengan Tuhan telah dipulihkan dalam Tuhan dan kita telah diangkat menjadi anak. Tuhan telah memberikan hidup-Nya dengan mati di atas kayu salib untuk menggantikan dosa kita. Demikian pula, Tuhan Yesus telah menunjukkan kuasa dan kedaulatan-Nya atas sorga dan bumi, serta atas kehidupan dan kematian (maut). Tuhan juga memberikan penyertaan, pemeliharaan-Nya serta pengharapan akan kehidupan kekal. Maka, sebagai umat-Nya yang menyadari hal ini, hiduplah makin mengenal Dia di dalam firman-Nya, dan percayalah hanya kepada-Nya.
STUDI PRIBADI: Apa yang membuat kita tahu bahwa Allah senantiasa menyertai kita? Apa yang dimaksud “perjanjian” (covenant) Allah dan manusia (umat-Nya)?
DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi jemaat Tuhan agar setiap kita menyadari bahwa kita adalah umat Tuhan, yang sepatutnya hidup sesuai kebenaran Tuhan dan menuruti semua perintah yang telah Dia berikan kepada kita.
Renungan sebelumnya
|
Renungan selanjutnya
|
Index