Ayat Bacaan: Keluaran 6:1-12
“Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: Akulah TUHAN.” (Keluaran 6:1)
Akulah Tuhan”, kalimat ini disebut 4 kali dalam bagian ini, yang berarti suatu pernyataan penting, yang bukan hanya sebuah informasi belaka tentang Dia; sebaliknya, suatu penyampaian lebih dalam, yakni agar Musa dan bangsa Israel benar-benar mengenal Dia dan percaya kepada-Nya. Ada 2 hal yang ingin Tuhan sampaikan dalam bagian ini:
Pertama, Dia adalah Tuhan yang mahakuasa dan berdaulat. Tuhan yang menyatakan diri kepada Musa dan bangsa Israel adalah Tuhan yang berbeda dengan allah atau dewa-dewa sembahan orang Mesir. Dia adalah Tuhan yang hidup, Pencipta bumi dan isinya, yang berkuasa dan berdaulat atas hidup bangsa Israel. Walaupun saat itu bangsa Israel sedang dalam perbudakan + 400 tahun, tapi mereka tidak boleh lupa bahwa Tuhan tetap berdaulat dalam kehidupan mereka. Bahkan, Tuhan yang sama juga berdaulat atas kehidupan Firaun dan bangsa Mesir yang menjajah mereka. Dia—yang memberikan 10 tulah dan membebaskan Israel dari Mesir, ingin agar bangsa Mesir dan Israel dapat melihat dan mengakui, siapakah yang berdaulat atas dunia ini dan hidup mereka.
Kedua, Dia adalah Tuhan yang tidak melupakan janji-Nya dan Dia pasti menggenapinya. Bangsa Israel menantikan penggenapan janji Tuhan akan kelepasan mereka, tetapi hal itu tidak juga segera terjadi. Di tengah-tengah kebingungan dan keputusasaan, Tuhan mengingatkan mereka bahwa Dia tetap setia kepada janji-Nya dan akan menggenapinya. Dia tidak sedang berdiam diri dan melupakan janji-Nya. Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang sangat serius dengan janji-Nya, salah satu buktinya di ay. 3-5. Tuhan tetap mengingat janji-Nya kepada nenek moyang Israel, Dia tidak tuli terhadap seruan penderitaan Israel, dan akan bertindak dengan sepenuh hati dan kekuatan-Nya untuk melepaskan mereka dari Mesir.
Demikian juga dalam kehidupan kita sebagai umat Tuhan. Dia adalah Tuhan yang berdaulat dan memegang kendali kehidupan kita, baik itu pada saat susah maupun senang. Dia adalah Tuhan yang tidak melupakan janji-Nya yang telah Dia tulis dalam Alkitab.
STUDI PRIBADI: Bagaimana pengenalan Anda tentang Allah? Apa dampaknya pengenalan seseorang tentang Allah dalam hidupnya?
DOAKAN BERSAMA: Berdoa bagi anak-anak muda agar mereka mengenal Tuhan dengan benar, sesuai firman-Nya sehingga mereka tidak mudah diombang-ambingkan oleh pengajaran sesat yang banyak bermunculan pada masa kini.
Renungan sebelumnya
|
Renungan selanjutnya
|
Index