Selasa, 10 November 2009
Pulanglah!

Ayat Bacaan: Lukas 15:1-32
“Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya.” (Lukas 15:20)

Tuhan Yesus sering memakai perumpamaan untuk mengajar kebenaran Kerajaan Allah, khususnya dalam Injil Sinopsis (Mat. 13:3, 34; Mrk. 4:2; Luk. 15:3). Kesan murid-murid juga demikian, mereka bertanya kepada Gurunya, “Mengapa Engkau berkata-kata kepada mereka dalam perumpamaan?” (Mat. 13:10). Yesus menjawab, “Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak... Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti” (Mat. 13:11, 13). Tujuan perumpamaan Tuhan ini jelas, mempermudah pendengar mengerti rahasia-rahasia Kerajaan Sorga. Mari kita hayati perumpamaan anak yang hilang berikut ini.

Kisah “anak yang hilang” (Luk. 15:11-32) mengungkapkan kasih Allah Bapa kepada kita, manusia berdosa. Yesus mulai dengan perumpamaan tentang domba yang hilang (Luk. 15:1-7), yang dilatarbelakangi oleh orang Farisi dan para ahli Taurat yang bersungut-sungut tentang orang berdosa yang datang kepada Yesus. Yesus membungkam mulut mereka dengan perumpamaan ini, “Kalau saja kamu punya seratus ekor domba, lalu hilang satu, bukankah kamu akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor untuk mencari seekor yang hilang, betapapun bahaya dan sulitnya. Ini merupakan suatu hal yang wajar dan bagian tugas gembala. Begitu pula dengan dirham yang hilang (Luk. 15:8-10), pemiliknya akan bersukacita setelah menemukan kembali dirham yang hilang itu.”

Jika seekor domba dan satu dirham yang hilang ditemukan kembali akan membawa sukacita, terlebih lagi anak yang hilang yang telah kembali kepada bapanya; bukankah Allah Bapa lebih bersukacita karenanya, sebab nilai manusia lebih berharga dibandingkan domba ataupun dirham. Hilang dan keterpisahan dari sumbernya, akan mendukakan semua pihak, tetapi kembali bersatu dengan sumbernya, akan membawa sukacita. Pulanglah sekarang, Bapa menantimu!

STUDI PRIBADI: Berapa kali kita sering terhilang dan jauh dari kasih Bapa? Mengapa hal ini dapat terjadi? Apa yang harus kita lakukan untuk bersekutu kembali dengan Bapa?

DOAKAN BERSAMA: Berdoalah kepada Tuhan dan mintalah pengampunan dari-Nya jika kita telah lama terhilang; sebab barangsiapa kembali kepada-Nya, ia akan bersukacita dalam kasih Bapa di sorga.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2010 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami