Sabtu, 31 Oktober 2009
Tuhan Sumber Keadilan

Ayat Bacaan: Amsal 29:25-27
“Banyak orang mencari muka pada pemerintah, tetapi dari TUHAN orang menerima keadilan.” (Amsal 29:26)

Kita sering mendengar istilah “cari muka.” Meskipun kita tahu, bahwa konotasi istilah ini sangat buruk, tetapi kita sering melakukannya. Kapan ini terjadi? Ketika perasaan “sungkan” muncul dalam diri kita, sebenarnya kita sedang terjebak ke dalam sikap “cari muka,” karena apa yang kita lakukan pada saat itu, sebenarnya tidak ingin kita lakukan. Namun pernahkah kita menyadari bahwa sikap ini membentuk kebiasaan buruk, yang membuat kita bukan menjadi diri kita yang sebenarnya; bahkan, sikap ini sebenarnya juga menyatakan ketidakpercayaan kita pada campur tangan Tuhan?

Dalam bacaan hari ini penulis Amsal mengingatkan kepada kita, agar kita tidak mencari muka kepada “pemerintah” untuk memperoleh keadilan atau pertolongan. Janganlah kita mencari muka dengan berpura-pura baik kepada mereka; dengan memberi mereka bingkisan atau suap; sebab dari Tuhanlah umat-Nya akan menerima keadilan (ay. 26). Ini berarti bahwa, Tuhan takkan pernah membiarkan umat-Nya yang berlaku benar, ditindas dalam ketidakadilan.

Yang menjadi alasan penulis Amsal adalah: “takut pada orang akan mendatangkan jerat” (ay. 25). Sebagai contohnya, bukankah ini yang telah terjadi di kalangan “warga keturunan Tionghoa,” yang terbiasa berbuat baik kepada “orang tertentu” untuk mendapatkan keadilan? Sehingga, tiap kali warga keturunan mencari keadilan, selalu ujung-ujungnya dituntut untuk memberikan “kebaikan” kepadanya. Tetapi syukur kepada Tuhan, sebab pada masa kini, Tuhan telah menyatakan keadilan-Nya, sehingga warga keturunan boleh memperoleh hak keadilan yang lebih baik. Namun ajaran yang ingin disampakan oleh penulis Amsal ini adalah, sebagai umat-Nya, kita harus sadar, bahwa selama di dalam dunia ini, kita akan mengalami ketidakadilan, sebab “orang jujur” adalah kekejian bagi orang fasik (ay. 27). Karena itu, jangan heran apabila kita diperlakukan tidak adil. Tetapi penulis Amsal juga memberikan penghiburan, bahwa siapa percaya pada Tuhan, dilindungi! Dan dari Tuhan, orang menerima keadilan!

STUDI PRIBADI: Bagaimana seharusnya kita bersikap dalam berelasi dengan orang lain? Haruskah kita berpura-pura baik agar kita mendapatkan “keadilan”?

DOAKAN BERSAMA: Berdoalah bagi setiap orang Kristen yang sedang diperlakukan tidak adil agar mereka tidak kecil hati sebab Tuhan akan menegakkan keadilan-Nya sesuai kehendak dan waktu-Nya sendiri.


Renungan sebelumnya    |    Renungan selanjutnya    |    Index


Copyright © 2005-2010 GKA Gloria
 

PERSPEKTIF hari ini
Hubungi Kami